CRIMSON BREAKING DESKCepat. Tegas. Terverifikasi.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Kadisdalduk KB Pekanbaru: Bayi Terlahir Stunting Masih Bisa Di Obati

Kadisdalduk KB Pekanbaru: Bayi Terlahir Stunting Masih Bisa Di Obati
Di ambil dari Google Kadisdalduk KB Pekanbaru

PEMERINTAHAN - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin mengatakan bahwa bayi yang sudah terlahir dengan stunting masih bisa diobati. Hal ini disampaikannya pada Rabu (1/3).

"Pencegahan stunting harus dilakukan sejak pasangan merencanakan pernikahan. Tetapi, saat bayi terlahir stunting, itu masih bisa diobati," Ungkapnya. 

Menurutnya, pengobatan bayi stunting paling efektif dilakukan ketika bayi masih dalam masa 100 hari pertama kelahiran (HPK). Pemberian pangan dengan gizi seimbang sangat penting dilakukan.

"Karena selama masa 100 HPK itu, bisa diperbaiki dengan gizi seimbang dan perawatan yang tepat. Sehingga pembentukan tubuh menjadi normal dan sehat," Ucapnya. 

Pengobatan stunting juga bisa dilakukan hingga bayi berusia lima tahun. Namun, setelah bayi berusia balita, akan lebih sulit untuk melakukan pengobatan.

"Paling idealnya itu 100 HPK atau dibawah usia 2 tahun. Usia 5 tahun masih bisa, tetapi tentu sudah mulai sulit karena ia sudah mulai berkembang," jelasnya.

Perlu diketahui, bayi yang terlahir stunting dapat ditandai dengan ciri-ciri fisik yang lebih pendek atau berat lebih ringan dari bayi normal. Keadaan stunting juga bisa terjadi pada bayi yang sakit-sakitan.

"Karena stunting ini bukan hanya dari keadaan fisik, tapi juga dari kondisi kesehatan dan kecerdasan anak," jelasnya.

Oleh karena itu, ia berharap agar orang tua dapat memperhatikan kondisi anak-anaknya dan rajin membawa ke Posyandu untuk dilakukan penimbangan berat badan dan pemeriksaan kesehatan. Sehingga kesehatan anak bisa diketahui sejak dini.

Sumber: Pekanbarugoid