LIVE RABU, 02.09.2026 12:29 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 02.09.2026 · 12:29 WIB
CHANNELS

Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja

Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam  PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja

Pekanbaru - Tunas Muda Pelalawan (TMP) menggelar aksi unjuk rasa di kantor PT Arara Abadi di jalan Teuku Umar Pekanbaru Senin (26/08/2024).

Puluhan masa dari Tunas Muda Pelalawan itu mengecam atas beberapa kejadian kecelakaan kerja di wilayah Hutan Tanam Industri di Petak 1015 SPA dan Distrik Simpang Kanan Desa Pulau Muda.

Dalam orasinya koordinator aksi Hendra Zulfikar meminta PT Arara Abadi bertanggung jawab atas insiden yang mengorbankan pekerjanya beberapa waktu lalu.

"Hari ini kami meminta tanggung jawab PT Arara Abadi yang telah mengorbanka para pekerjanya, perusahan milik Sinarmas Grup itu diduga lalai dalam melindungi karyawannnya,"ucap Hendra Zulfikar.

Hendra menyampaikan, ada dua kecelakaan kerja yang berbeda, pertama yaitu kebakaran dan kedua di terkam Harimau.

"Sangat miris sekali melihat para pekerja di wilayah kerja PT Arara Abadi, dua korban itu  dinyatakan meninggal dunia, dan satu mengalami luka bakar berat," ungkapnya.

Dari data yang di peroleh, Hendra mengatakan tempat hunian pekerja PT Arara Abadi diketahui hanya terbuat dari terpal.

"Kami telah melihat tempat tinggal pekerja PT Arara Abadi, sangat prihatin barak hanya terbuat dari terpal biru dan kami menilai tidak layak dibuat seperti itu, dari segi keselamatan sangat membahayakan, apalagi posisinya berada ditengah hutan,"katanya.

Maka dari itulah, lanjut Hendra bahwa Tunas Muda Pelalawan melayang sejumlah tuntutan.

"Meski aksi kami hari ini tidak disambut baik PT Arara Abadi, ada sejumlah tuntutan yang ingin di sampaikan kepada petinggi PT Arara Abadi, tetapi tidak ada etikad baik dari mereka, maka kami menyatakan akan melakukan perlawanan,"tegas Hendra.

Pekan depan, Hendra menyebutkan akan melakukan aksi unjuk rasa yang lebih besar lagi.

"Tunas Muda Pelalawan akan mengerahkan masa yang lebih besar lagi, kemungkinan kami akan mendatangi Disnaker Provinsi Riau dan DPRD Pelalawan dan Provinsi Riau,"pungkasnya.