LIVE NEWSROOM 09 Aug 2026 Berita • Perspektif • Data
TERKINI
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal MainnyaPJ Walikota Pekanbaru Bukan Putra Daerah, Aktivis Akan Demo Besar-BesaranMTQ Tingkat Provinsi di Kota Dumai, Bupati H Zukri SE Lepas Kafilah MTQ Kabupaten Pelalawan

Am.Jumai Mengecam Pembakaran Ponpes Muhammadiyah di Laren Lamongan

Peristiwa Pembakaran

Am.Jumai Mengecam Pembakaran Ponpes Muhammadiyah di Laren Lamongan
AM.Jumai, Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat PW Muhammadiyah Jawa Tengah

SEMARANG AKTUALDETIK.COM  - AM.Jumai, Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat PW Muhammadiyah Jawa Tengah, yang juga Ketua Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) mengecam dan mengutuk atas pembakaran Ma'had Al-furqan Muhammadiyah Ranting Laren Cabang Laren, Lamongan, Jawa Tengah.

Ia meminta, agar menjadi perhatian serius aparat kepolisian, untuk menuntaskan kasus ini. Maka, Kapolres Lamongan dan Kapolda Jawa Timur harus serius bertindak. Dan jika tidak mampu menuntaskan, maka Jumai menekankan agar Kapolri untuk memberhentikan Kapolda Jawa Timur.

"Bagi kami hal ini bukan persoalan sederhana, karena negara kita menjunjung tinggi hukum, maka pendekatan hukum diutamakan. Dan tentunya, seluruh kekuatan Muhammadiyah se Indonesia turut mengawalnya," papar Jumai dalam rilis tertulisnya yang dikirimkan ke suarabaru.id pada Sabtu malam (9/1/2021).

Kejadian pembakaran tersebut, lanjutnya, sudah terjadi 2 kali. Pada hari dan jam yang hampir bersamaan, bertepatan dengan waktu sholat Jum'at. Yang pertama terjadi pada Jumat, 1 Januari 2021 lalu, dan yang kedua tanggal 8 Januari 2021 kemarin.

"Saat itu kondisi pondok sedang libur, jadi tidak ada aktifitas santri di pondok. Dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa saat kejadian itu," pungkas Jumai dalam rilis tertulisnya.


Absa

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA:  0812 6830 5177 - Atau EMAIL redaksi : aktualdetik19@gmail.com.
JANGAN LUPA 
Mohon dilampirkan data pribadi.

Sumber: Rilis