LIVE KAMIS, 27.08.2026 08:42 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 27.08.2026 · 08:42 WIB
CHANNELS

Atasi Banjir, Fraksi PKB Minta Walikota dan Bupati Semarang Bertemu

menangani dampak banjir

Atasi Banjir, Fraksi PKB Minta Walikota dan Bupati Semarang Bertemu
Banjir Yang melanda Perumahan Dinar Indah Semarang rendam 33 rumah , Minggu Sore 17/1/2021

SEMARANG AKTUALDETIK.COM  - Untuk mengatasi persoalan banjir yang sering melanda di Kota Semarang, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Kota Semarang meminta Walikota dan Bupati Semarang perlu segera bertemu untuk membicarakan persoalan bersama dan mencari solusi yang sempurna. 

Demikian hasil rapat terbatas Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kota Semarang menyikapi banjir dan musim hujan di Gedung DPRD Kota Semarang diruang FPKB jalan Pemuda no 148 Kota Semarang, Senin, (18/1/2021).

“Persoalan banjir harus diatasi bersama-sama. Walikota Semarang perlu bertemu Bupati Semarang,” ujar Ketua FPKB DPRD Kota Semarang M. Sodri di kantornya.

Disampaikan dia, banjir di Kota Semarang sering berasal dari sungai yang meluap dari Kabupaten Semarang. Istilah warga, “Banjir kiriman dari Ungaran”. 

Karena itulah, kata Sodri yang duduk di Komisi A, pemerintah dua daerah ini harus bertemu mencari solusi. 

Bila perlu, lanjutnya DPRD dua daerah ini juga ikut bertemu untuk membahas penganggarannya bersama stake holder masing-masing.
 
“Kami harap segera diatur pertemuan dua kepala daerah ini. Jika perlu, DPRD-nya ikut bertemu. Membahas secara tuntas dari hulu ke hilir,” usul dia.

Lebih lanjut Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Gumilang Febriyansyah menambahkan, kasus banjir di Perumahan Dinar Indah, Meteseh Kecamatan Tembalang, Kota Semarang hari Minggu kemarin (17/1/2021), sudah sering terjadi sejak 5 tahun terakhir. 

“Warga kawasan tersebut sudah berkali-kali kebanjiran. Setiap musim hujan warga pasti was-was,” ujar Sekretaris  FPKB DPRD Kota Semarang ini.

Dia sebutkan, Perumahan Dinar Indah berada tepat di sudut kelolan kali Babon yang mengalir dari Ungaran. Posisi kelokan itulah yang membuat sering disebut pengkol. Perumahan itu berposisi lebih rendah daripada tanggul Sungai Pengkol.

“Saat ini Pemkot Semarang telah memberi bantuan kepada 33 warga korban banjir. Perlu segera dilanjutkan penanganan tuntas agar tidak lagi langganan banjir,” tandas dia.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kota Semarang HM Rohaini menyatakan telah melihat tindakan Pemkot Semarang cukup bagus menangangi korban banjir.

Wakil rakyat dari Kecamatan Tembalang ini mengatakan, bantuan tanggap darurat berupa makanan telah diberikan. Kemudian upaya menangani dampak banjir juga sudah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah,  Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pemadam Kebakaran. Yaitu membersihkan lokasi banjir, termasuk rumah-rumah warga yang kemarin tergenang air.

"Tindakan pemerintah sudah bagus. Walikota dan Wakil Walikota sudah cancut taliwanda memberikan bantuan kepada korban. Dinas-Dinas terkait sudah bergerak menangani," ucap Rohaini. 

   # M.Taufik.

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA:  0812 6830 5177 - Atau EMAIL redaksi : aktualdetik19@gmail.com.
JANGAN LUPA 
Mohon dilampirkan data pribadi.

 

Sumber: Rilis