LIVE NEWSROOM 09 Aug 2026 Berita • Perspektif • Data
TERKINI
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal MainnyaPJ Walikota Pekanbaru Bukan Putra Daerah, Aktivis Akan Demo Besar-BesaranMTQ Tingkat Provinsi di Kota Dumai, Bupati H Zukri SE Lepas Kafilah MTQ Kabupaten Pelalawan

Diprioritaskan, Nakes, DPRD Riau & Tokoh Masyarakat Akan Divaksin

Berikan Keyakinan Pada Masyarakat

Diprioritaskan, Nakes, DPRD Riau  & Tokoh Masyarakat Akan Divaksin

Anggota Brimob dari jajaran Polda Riau dengan menggunakan mobil Barracudanya turut kawal vaksin virus corona jenis Sinovac sebanyak 20 ribu dosis, Selasa (5/1).

Dikutip dari kumparan, Vaksin tersebut dikirim langsung oleh PT Bio Farma dari Bandung, Jawa Barat, menggunakan jalur darat sejak Minggu (3/1/2021) sore. Pengiriman vaksin Covid-19 melalui jalur darat ini ditempuh kurun waktu tiga hari dua malam.

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Afrizal Nasution mengatakan, pemberian vaksin Sinovac ini diprioritaskan bagi tenaga kesehatan serta tokoh masyarakat dan anggota DPRD Riau.

“Tadi ada arahan dari Mendagri pada saat kita mengadakan rapat. Masing-masing daerah ditunggu hingga 11 Januari (2021) mendatang untuk merekomendasikan nama tokoh daerah divaksin terlebih dahulu,” ungkap Wagub Edy Natar Nasution saat melihat kedatangan vaksin Sinovac tersebut.

Ia menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri meminta setiap provinsi merekomendasikan tokoh-tokoh masyarakat akan divaksin pertama kali.

“Bersamaan dengan nakes, akan ada tokoh dari masyarakat, pejabat pemerintahan, maupun tokoh agama serta anggota DPRD diharapkan jadi orang pertama divaksin. Sehingga bisa memberikan keyakinan pada masyarakat vaksin tersebut aman,” jelasnya.

Wagub Edy Natar mendatangi Instalasi Farmasi dan Logistik Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jalan Kesehatan, Senapelan, Pekanbaru, tempat penyimpanan vaksin tersebut.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Instalasi Farmasi dan Logistik Kesehatan, Zulfa, mengatakan, vaksin Sinovac akan ditempatkan di ruang khusus dengan kapasitas 80 ribu dosis vaksin.

"Kita siapkan ruang khusus untuk penempatan vaksin Sinovac. Kapasitasnya mencapai 80 ribu. Datang hari ini 20 ribu dosis, jadi tempatnya mencukupi. Selain itu suhu juga diatur,” ungkapnya.

Zulfa menjelaskan, vaksin akan disimpan dulu, karena belum memiliki izin edar. “Vaksin disimpan dulu, karena belum ada izin edarnya," lanjutnya.

Editor : Ishak

Sumber: Rilis dan Kutipan