LIVE RABU, 02.09.2026 16:59 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 02.09.2026 · 16:59 WIB
CHANNELS

Kejati Riau Hadiri Rakernas Kejaksaan RI

Tingkatkan Kepercayaan Publik

Kejati Riau Hadiri Rakernas Kejaksaan RI
Foto : Dok.Kejati Riau

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Kejaksaan Republik Indonesia selenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2020 secara virtual se Indonesia dengan tema "Komitmen Kejaksaan Menyukseskan Pemulihan Ekonomi Nasional" yang akan digelar dari tanggal 14-16 Desember 2020.

Rakernas ini dibuka resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta pengarahan oleh Menkopolhukam, Menko Perekonomian, Menko Kemaritiman dan Akademisi Dr.Yenti Garnasih.

Dalam sambutannya, Presiden RI berpesan bahwa Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum agar senantiasa melakukan pembenahan institusi secara komprehensif guna meningkatkan kepercayaan publik.

"Atas berbagai prestasi yang telah diraih, mari tingkatkan sinergi antar penegak hukum, terapkan sistem meritrokasi dalam pengembangan karir, Transparansi dalam seleksi jabatan, Tingkatkan Kapasitas SDM guna menyambut revolusi industri era 4.0, Sistem kerja yang efisien dan transparan". Jelas Presiden RI.

Dalam kesempatan ini Presiden juga mengapresiasi kinerja Kejaksaan RI dalam penanganan perkara korupsi, adanya pengaturan Restorative Justice terhadap rakyat kecil dengan mengedepankan pada pemulihan keadaan semula dan sinergi serta terintegrasinya lembaga penegak hukum dalam Sistem Peradilan Pidana Terpadu yang harus terus diperbarui.

Kejaksaan RI juga merupakan salah satu catalysator pemulihan ekonomi nasional dimana perananya sebagai penegak hukum yang berorientasi pada optimalisasi pencegahan tindak pidana korupsi.

Dengan menjaga dan menjamin suatu wilayah bebas dari perilaku koruptif dan mengedepankan penyelamatan/pengembalian kerugian negara/aset negara dalam penindakannya.

"Jadi dalam penindakan tindak pidana korupsi tidak hanya pada banyaknya perkara korupsi yang ditangani tanpa adanya mens rea maupun kesalahan administrasi dalam penegakkan hukum." Kata Presiden.

Terakhir Presiden RI, Joko Widodo menyebut bahwa Kejaksaan juga berperan aktif dalam pengamanan berbagai pembangunan proyek strategis nasional, pendampingan hukum dalam pengelolaan dana covid agar tepat sasaran dan tidak melanggar hukum, optimalisasi pengembalian kerugian negara melalui asset tracing, sita dan dirampas untuk negara, penyelesaian perkara HAM serta dalam penegakan hukum.

"Peran dari pihak Kejaksaan tentu tidak mengganggu investasi dan dapat memberi kepastian hukum bagi para pelaku ekonomi sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat diakselerasi." Terang Presiden RI.

Editor : Ishak

Sumber: Rilis