ONLINEBerita terkini. Ringkas. Relevan.
Tabloid NarasiInformasi Berita Lewat Tulisan
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Kunjungan Pansus IV DPRD Sumsel ke Kemendagri RI

Ketua dan Anggota Pansus IV DPRD Sumsel Kunker ke Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI

Ketua dan Anggota Pansus IV DPRD Sumsel Kunker ke Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI
Fhoto Bersama Pansus IV DPRD Sumsel dengan Kemendagri RI

 

JAKARTA, Tabloid Narasi – Kunjungan Kerja Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Ibu Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH bersama Pimpinan dan Anggota PANSUS IV DPRD Provinsi Sumsel ke Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI di DKI Jakarta, dalam Rangka Sharing Pembahasan Hasil Rapat LKPJ Gubernur Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2022. Rabu, (05/04/23).

Kunjungan tersebut diterima oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah, Bapak Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., didampingi Sekretaris Ditjen Bina Keuda, Bapak Dr. Drs. Horas M. Panjaitan, M.Ec.Dev., dan Pejabat Ditjen Bina Keuda lainnya di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung F Kemendagri RI.

Pada kesempatan itu, Anita Noengrihati berharap agar kunker ini dapat menjadi pembelajaran, terutama terkait implementasi aplikasi SIPD (sistim informasi pembangunan daerah).

Karena lanjut Anita Noengrihati SIPD berperan sebagai perekam transaksi aktivitas belanja dalam APBD. Aplikasi akan berjalan optimal jika didukung informasi dan data yang terus diperbaharui daerah.

” Terimakasih kami sampaikan kepada Ditjen Bina Keuangan Daerah atas semua petunjuk dan bimbingannya, semoga ini menjadi langkah yang baik untuk kemajuan pembangunan di Sumatera Selatan,” tutupnya. (Prima).

Sumber: Team Liputan