LIVE KAMIS, 20.08.2026 14:48 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 20.08.2026 · 14:48 WIB
CHANNELS

GMPR meminta Kejaksaan Negeri Pekanbaru menetapkan tersangka mantan Kabid Sarana Prasarana

GMPR meminta Kejaksaan Negeri Pekanbaru menetapkan tersangka mantan Kabid Sarana Prasarana

Pekanbaru - terkait pembangunan mega proyek di Rumah Sakit Madani, sejumlah mahasiswa yang menamai dirinya Gerakan mahasiswa Peduli Riau (GMPR) melakukan unjuk rasa didepan kantor Kejaksaan Negeri Pekanbaru.


Dalam orasinya GMPR meminta Agar Kejari menetapkan mantan kabid sarana prasarana dan kuasa pengguna anggaran (KPA) sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) karena diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pembangunan mega proyek di Rumah Sakit Madani yang menghabiskan uang negara senilai 80 milyar. 

“Meminta kejaksaan Negeri Pekanbaru memeriksa Direktur BUMN PT Pembangunan Perumahan Tbk selaku pelaksana pembangunan mega proyek RS Madani kota Pekanbaru karena diduga telah ada indikasi korupsi berjamah," ujar Kordinator lapangan (GMPR) Zulhasyim.

Selain itu Zulhasyim Selaku Korlap juga menegaskan "Agar kejaksaan Negeri Pekanbaru tidak main-main dalam menangani kasus ini,kalau pihak Kejari tidak segera menindak lanjuti maka kedepannya,korupsi akan merajalela," tegasnya.

Dalam aksi itu massa GMPR diterima salah satu perwakilan dari Kejari pekanbaru.
Dan dia berjanji Akan menyampaikan tuntutan massa GMPR kepemimpinannya di Kejari Pekanbaru.