LIVE NEWSROOM 09 Aug 2026 Berita • Perspektif • Data
TERKINI
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal MainnyaPJ Walikota Pekanbaru Bukan Putra Daerah, Aktivis Akan Demo Besar-BesaranMTQ Tingkat Provinsi di Kota Dumai, Bupati H Zukri SE Lepas Kafilah MTQ Kabupaten Pelalawan

Perpustakaan Nasional, Cetak ASN Profesional dengan Sistem Merit

Penataan ASN

Perpustakaan Nasional, Cetak ASN Profesional dengan Sistem Merit

JAKARTA AKTUALDETIK.COM - Untuk mencapai tujuan reformasi birokrasi yang efektif dan efisien di dalam pelayanan publik, maka Kepala Perpustakaan Nasional, M.Syarif Bando berkomitmen untuk mencetak ASN profesional dengan menerapkan sistem merit dalam kebijakan dan manajemen pegawai.

“Penerapan sistem ini harus dilakukan demi mencetak ASN yang profesional. Ke depan, hal ini diharapkan mendukung tercapainya tujuan reformasi birokrasi, yaitu birokrasi yang efektif dan efisien, serta melayani, dengan tujuan akhir mewujudkan birokrasi berkelas dunia,” ujar Syarif Bando dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Dia menambahkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mengamanatkan penerapan sistem merit dalam kebijakan dan manajemen ASN.

Sistem merit didefinisikan sebagai kebijakan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi.

“Perubahan yang cepat secara global harus diantisipasi oleh Perpustakaan Nasional dengan membangun 'human capital' agar mampu bersaing di tingkat global dan dapat ikut berkontribusi pada negara dengan masuk dalam kelompok pendapatan kelas menengah atas,” jelas dia.

Sistem merit diterapkan dengan tujuan memastikan jabatan di birokrasi pemerintah diduduki oleh profesional, antara lain kompeten dan melaksanakan tugas berdasarkan nilai dasar, kode etik, dan kode perilaku ASN.

Guna mendorong terwujudnya tujuan tersebut, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) selaku lembaga yang diberi wewenang mengawasi pelaksanaan sistem merit, melakukan pemetaan guna mengetahui sejauh mana sistem merit telah diterapkan oleh instansi pemerintah.

Komisioner KASN Pengawasan Bidang Penerapan Sistem Merit Wilayah II, Mustari Irawan menyatakan salah satu Prioritas Kerja Nasional Presiden Joko Widodo tahun 2020-2024 adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), yang mana keberhasilannya didukung oleh SDM unggul, berkualitas dan berdaya saing.

Upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan SDM adalah dengan memperkuat implementasi manajemen ASN berbasis merit.

“Sasaran dari sistem merit dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 adalah mewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa yang berdasarkan hukum serta birokrasi yang profesional dan netral,” kata Mustari.

Dia menambahkan strategi yang harus diterapkan agar sistem merit dapat berjalan dengan baik ada tiga yakni penerapan manajemen talenta nasional; pengawasan dan evaluasi penerapan sistem merit dalam bentuk penguatan kapasitas pengawasan dan evaluasi implementasi sistem merit.

Editor : Ishak

Sumber: Rilis