ROSE EDITORIAL STUDIOBerita tajam dengan ritme visual yang hangat.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Pemko Pekanbaru Sampaikan LKPJ Penyelesaian Infrastruktur di DPRD Pekanbaru

Galeri

Pemko Pekanbaru Sampaikan LKPJ Penyelesaian Infrastruktur di DPRD Pekanbaru
Sekdako Pekanbaru Sampaikan Penyelesaian LKPJ di Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru

PEKANBARU - Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, S.STP., M.AP diwakili Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, S.T., M.Si mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru, Jumat (24/03/2023).

Paripurna ini dengan genda jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2022.

Kemudian, penetapan keanggotaan panitia khusus DPRD Kota Pekanbaru terkait pembahasan LKPJ Pemerintah Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2022.

"Kita melakukan jawaban pandangan fraksi yang disampaikan beberapa waktu lalu. DPRD berharap agar infrastruktur supaya dapat diselesaikan," ujar Indra Pomi Nasution.

Infrastruktur ini meliputi jalan berlubang. Indra mengaku, pemerintah kota sudah menggesa perbaikan jalan rusak. Pada awal tahun ada sekitar 200 titik ruas jalan rusak yang saat ini sudah tinggal 100 an titik ruas jalan lagi.

Lalu untuk drainase juga sudah mulai dibenahi untuk antisipasi banjir di sejumlah wilayah rawan banjir. Dalam rapat itu juga dibahas tentang sulitnya untuk pencetakan KTP.

"Kami sudah mulai membangun sistem E-KTP. Ketersediaan blangko juga menjadi persoalan sehingga pencetakan jadi terlambat," pungkasnya.