07.09.2026Newsroom Digital
LIVE NEWSROOMFast signal. Sharp context.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
FEATURE STORY

Ketum Kurang Serius, Anggota Pengurus Mendemo Organisasi DPC Peradi Pekanbaru

Ketum Kurang Serius, Anggota Pengurus Mendemo Organisasi DPC Peradi Pekanbaru
READING MODE

Pekanbaru - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Kota Pekanbaru menggelar aksi Gerakan Penyelamatan DPC Peradi Pekanbaru di Jalan Arifin Ahmad, atau tepatnya di Komplek Sekretariat DPC Peradi Kota Pekanbaru, pada Senin (31/10/2022) sekitar Pukul 16.00 WIB.

Aksi ini dilakukan, terkait SK Ketua DPC Peradi Pekanbaru, yang terpilih pada Muscab III DPC Peradi Pekanbaru pada Sabtu 03 September 2022, Dewi Septiani, SH yang belum dikeluarkan atau ditandatangani oleh Ketua Umum DPN Peradi, Prof, Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.C.L., MM.

Aksi ini dihadiri Puluhan Advokat yang tergabung dalam DPC Peradi Pekanbaru yang menuntut agar DPN Peradi segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan DPC Peradi Pekanbaru terkait permasalahan yang ada di Tubuh DPC Peradi Pekanbaru saat ini.

Pandapotan Marpaung, SH, MH, saat melakukan Konfrensi Pers di Sekre DPC Peradi Pekanbaru menyampaikan tujuan dilakukannya aksi tersebut untuk menyelamatkan DPC dan mendesak agar SK ketua terpilih dikeluarkan untuk keberlangsungan DPC Peradi Pekanbaru. 

"Kantor DPC tutup, Kantor PBH tutup dan masyarakat pencari keadilan yang mengalami kekurangan finansial tidak tau mencari keadilan kemana. Rekan yang sudah ujian meminta sertifikat upah tidak tau mau kemana bertanya mengadukan nasib," kata Pandapotan. 

Selain itu, Pandapotan menyebut adanya keresahan dikalangan pengacara terkait adanya isu Muscab ulang atau setidaknya diberikan SK Plt dari Ketum Peradi. 

"Jika dilakukan Muscab ulang, suara kami dikhianati maka kami akan siap melakukan langkah apapun untuk mengembalikan organisasi ini ke jalan yang benar," katanya. 

Pandapotan memaparkan, bahwa pihaknya telah mengupayakan untuk mengeluarkan SK Ketua terpilih tersebut dengan melakukan klarifikasi dan uji data. 

"Ketua terpilih dan tim sukses juga datang, ya Tabayyun lah namanya. Infonya ada 130 orang yang tidak terima hasil Muscab namun ada 185 orang pendukung Ketua terpilih harus dikeluarkan SK," tegasnya. 

Pandapotan mengatakan, pihaknya berharap agar seluruh pengurus dan DPB Peradi agar menerima hasil Muscab demi kepentingan yang lebih besar. Karena hal ini bukan semata kepentingan menang kalah kandidat Ketua. 

"Keluarkan SK Tersebut dan tolong jangan ada langkah yang bertujuan mengkhianati suara kami karena pasti akan kami gugat. Kami akan akan menunggu waktu 7 hari agar DPN Peradi segera mengeluarkan SK tersebut," tegasnya.

Selain itu, Anggota DPC Peradi Pekanbaru, yang juga Advokat Muda, Andika Afriadi, SH, MH menyampaikan hal yang sama seperti yang disampaikan oleh Pandapotan Marpaung SH, MH.

"Kita semua berharap yang terbaik untuk DPC Peradi Pekanbaru, tujuan kita melakukan Aksi ini jelas untuk menyelamatkan DPC Peradi Pekanbaru, kita akan mengupayakan untuk mengeluarkan SK Ketua terpilih tersebut dengan melakukan klarifikasi dan uji data,"ujar Andika kepada media Usai Menggelar Aksi Penyelamatan DPC Peradi Pekanbaru.(nal) 

SOURCEKonfrensi Pers