ROSE EDITORIAL STUDIOBerita tajam dengan ritme visual yang hangat.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Kepala Keluarga di Serang Tega Habisi Nyawa Istri dan Anaknya

Kepala Keluarga di Serang Tega Habisi Nyawa Istri dan Anaknya
Ilustrasi dari google pembunuhan

PERISTIWA - SA (44) seorang pria warga Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang harus berurusan dengan kepolisian. Dia diduga telah membunuh istrinya TJ (43) dan anaknya yang berusia 9 tahun di rumahnya pada Jumat (8/4) pukul 01.30 Wib.

Kapolres Serang, AKBP Yudha Satria, membenarkan kejadian tersebut. Warga Kecamatan Kragilan itu diamankan aparat kepolisian saat berada di kediamannya.

"Benar, Satreskrim Polres Serang telah mengamankan pelaku pembunuhan istri dan anaknya di rumahnya di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang," kata Yudha, Jumat (8/4).

Usai menghabisi nyawa istri dan anaknya, pelaku sempat coba untuk bunuh diri dengan mengambil pisau dapur dari rumah saudaranya untuk melukai tangannya. Tetapi aksinya gagal.

"Saat kejadian salah satu anak pelaku yang berusia 15 tahun berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga. Selanjutnya, warga sekitar mengecek ke dalam rumah pelaku dan ditemukan bahwa istri dan salah satu anak pelaku yang berusia 9 tahun sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar dengan kondisi berlumur darah," jelasnya.

Terduga pelaku telah dibawa ke Rumah Sakit Hermina Ciruas untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan, untuk kedua korban masih sedang dalam penanganan Tim Forensik RS Bhayangkara.

 

Sumber: Merdeka