LIVE JUMAT, 21.08.2026 20:16 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 21.08.2026 · 20:16 WIB
CHANNELS

PKB Kota Semarang Minta Pemkot Perhatikan Nasib Warga Lansia

Harapan FPKB DPRD kepada Pemerintah

PKB Kota Semarang Minta Pemkot Perhatikan Nasib Warga Lansia
Anggota DPRD Kota Semarang, Fraksi PKB, H. Rohaeni

SEMARANG AKTUALDETIK.COM  - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Kota Semarang meminta Pemerintah Kota Semarang memperhatikan nasib warga lanjut usia (lansia). Khususnya lansia yang terkena dampak ekonomi maupun dampak sosial dari pandemi virus corona. 

Lebih-lebih dengan diterapkannya Peraturan Walikota Nomor 1 Tahun 2021 yang memberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara ketat pada 11 hingga 25 Januari 2021. 
    
Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Semarang HM Rohaini mengatakan, warga lansia tersebut perlu mendapat layanan yang bersifat antisipatif. Yaitu diberi bantuan tambahan gizi dan pelayanan psikis. 

“Dengan diperketatnya PPKM, warga lansia menjadi semakin rentan kesehatannya. Mereka perlu diperhatikan,” tutur anggota Komisi D ini di kantor DPRD Kota Semarang, Kamis, (14/1/2021). 

Pemerintah Kota Semarang, terang Rohaini, telah menolong warga yang terpapar virus corona. Berupa pengobatan gratis, karantina dengan layanan medis, termasuk di rumah dinas Walikota. Juga telah membantu bahan makanan pokok maupun bantuan Sumbangan Tunai (BST).  

Rohaini mengungkapkan, warga berusia lebih dari 50 tahun, yang disebut sebagai lansia, beresiko paling tinggi dalam masa pandemi.

Kepada mereka tidak cukup diminta menaati protokol kesehatan dengan memakai masker, sering cuci tangan pakai sabun, dan dihimbau keras tidak keluar rumah. 

Langkah terbaik adalah ditingkatkan potensi kesehatannya, diperkuat kekebalan tubuhnya (imunitasnya), dengan gerakan gemar olahraga, rajin berjemur di bawah terik matahari pagi, dan diberi bantuan makanan bergizi," papar Rohaeni.

“Pemerintah sudah sering memberi makanan tambahan untuk anak-anak. Program perbaikan gizi ini perlu diberikan pula untuk para lansia,” tuturnya. 

Langkah tersebut, lanjutnya, sangat sesuai dengan prinsip kesehatan universal. Yaitu mencegah lebih baik daripada mengobati. 

“Kita tahu, mengobati ketika sudah sakit itu menguras energi, biaya, dan tidak bisa mengembalikan kepada kondisi semula. Kesehatan itu mahal harganya. Maka yang terbaik adalah mencegah,” terang anggota dewan yang biasa memberi mauidhoh hasanah ini.  

Wakil rakyat dari daerah pemilihan kecamatan Tembalang dan Candisari ini menjelaskan, memberi tambahan makanan bergizi adalah tindakan mengurangi resiko bagi para warga lansia. Maka ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi. 

“Saya mengundang partisipasi semua pihak untuk merespon usulan ini. Lembaga-lembaga swadaya masyarakat dan organisasi kemasyarakatan perlu ikut terlibat dalam pelayanan kepada warga lansia. Mari bergandeng tangan saling menolong sesama,” pungkas Rohaeni

   # M.Taufiq

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA:  0812 6830 5177 - Atau EMAIL redaksi : aktualdetik19@gmail.com.
JANGAN LUPA 
Mohon dilampirkan data pribadi.

Sumber: Rilis