ONLINEBerita terkini. Ringkas. Relevan.
Tabloid NarasiInformasi Berita Lewat Tulisan
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Mengawasi pelaksanaan ibadah Misa Natal

Semarang Barat Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Dalam Ibadah Misa Natal

Semarang Barat Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Dalam Ibadah Misa Natal
Kompol Iman Sudiantoro, S.H, M.H bersama anggota yang lain melakukan patroli memantau penerapan Protokol Kesehatan di gereja-gereja sebelum ibadah misa natal dilaksanakan. (Foto : Absa)

SEMARANG AKTUALDETIK.COM  - Dengan tidak mengurangi khusuknya ibadah misa Natal, protokol kesehatan (Prokes) tetap dijalankan secara ketat, untuk memutus dan mencegah rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Sesuai Maklumat Kapolri bernomor Mak/ 4 /XII/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, tanggal 23 Desember 2020, Kapolres Semarang Barat, Kompol Iman Sudiantoro, S.H, M.H dengan ketat mengawasi pelaksanaan ibadah misa natal di beberapa gereja di wilayah kerjanya.

"Sebelumnya, kita lakukan pengecekan protokol kesehatan di gereja-gereja yang menjalankan ibadah misa. Apakah sudah memenuhi Protokol Kesehatan. Dan jemaat yang hadir, didaftar dulu untuk membatasi jumlah jemaat. Total kapasitas gereja ini adalah 12.000 jemaat," jelas Kompol Iman, saat pemantauan pengamanan di Gereja Kerajaan Injil, Marina, Semarang.

Dengan jumlah sebanyak itu, lanjut Iman, jemaat yang didaftar untuk hadir hanya sebanyak 1.200 orang. Sedang di gereja Paroki St. Theresia ibadah misa natal dibagi beberapa waktu selama 2 hari.

Selain di Gereja Kerajaan Injil, Marina, fokus pemantauan pengamanan di Gereja Paroki St. Theresia, Bongsari Semarang. Yang jumlah jemaatnya ribuan orang. Sedang untuk gereja-gereja lain di Semarang Barat tetap dilakukan pengamanan, namun tidak didirikan pos.

"Ada 9 Gereja yang saat ini menjalankan ibadah misa natal,  yang mendapat pengamanan dari anggota kepolisian, bersama bersama beberapa organisasi masyarakat yang peduli," tutur Kapolres Semarang Barat.

Selama pelaksanaan ibadah misa natal di gereja-gereja di wilayah hukum Polsek Semarang Barat, relatif aman dan kondusif.

"Untuk pelaksanaan ibadah misa natal, relatif aman dan kondusif. Dan untuk pelaksanaan Maklumat Kapolri, anggota kami selalu melakukan sosialisasi dan berpatroli ke masyarakat untuk memberikan himbauan untuk tidak berkerumun hingga tahun baru mendatang," tegas Kompol Iman Sudiantoro


 Absa

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau kejadian/peristiwa ditengah masyarakat,
atau berbagi foto dan video, silahkan chat ke 0812 6830 5177 atau
Email redaksi : aktualdetik19@gmail.com
Mohon dilampirkan data pribadi.

Sumber: Rilis