LIVE SABTU, 29.08.2026 02:54 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 29.08.2026 · 02:54 WIB
CHANNELS

Miris, Teroris Kumpulkan Dana Melalui Kotak Amal, Polri Ingatkan Masyarakat

Warga diminta hati-hati

Miris, Teroris Kumpulkan Dana Melalui Kotak Amal, Polri Ingatkan Masyarakat
Foto : Ilustrasi Kotak Amal yang kerap dijadikan sebagai alat mencari dana kegiatan Teroris

Miris, Teroris Kumpulkan Dana Melalui Kotak Amal, Polri Ingatkan Masyarakat

DENPASAR AKTUALDETIK.COM - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) lakukan Investigasi terkait dugaan puluhan ribu kotak amal yang ditengarai sebagai modus mengumpulkan dana untuk pembiayaan organisasi teroris, 13/12/2020.

Kabarnya, puluhan ribu kotak amal tersebut tersebar di beberapa provinsi di Indonesia, yang kerap ditemukan diberbagai tempat umum, dimana masyarakat akan memberikan atau memasukkan uangnya dengan maksud membantu pihak yang menyediakan kotak amal, ternyata diketahui tujuan pengumpulan uang tersebut adalah untuk kegunaan kegiatan teroris.

"Kegiatan fenomenal kotak amal sedang diinvestigasi dilakukan langkah penyelidikan dan penyidikan oleh aparat kepolisian," kata Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar di Bali, Sabtu kemarin (12/12/2020).

Bahkan Komjen Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya menduga kuat adanya kelompok radikalisme yang sengaja mencari dana kegiatanya melalui modus kotak amal.

"Mencari dana dengan memanfaatkan kotak amal, ini melanggar hukum," katanya sebagaimana juga dilansir oleh Okezone.

Boy juga yakin pihaknya akan dapat mengungkap bentuk dan cara baru yang menurutnya adalah dilakukan oleh jaringan teroris

"Saya yakin nanti siapa yang mengorganisir itu akan diproses secara hukum," ujar dia.

Tak lupa Boy mengimbau kepada warga untuk lebih hati-hati ketika memberikan sumbangan di kotak amal.

"Masyarakat kita imbau untuk lebih mewaspadai, hati-hati terhadap kotak amal yang tidak jelas asalnya dan organisasinya yang menyediakan kotak amal," kata Boy.

"Kita lebih hati-hati bersedekah, itu mulia. Tapi kotak amal ini berkaitan organisasi terlarang," kata dia.

Sebelumnya, Divisi Humas Mabes Polri beserta Ditjen Kesbangpol, merilis hasil pemetaan terhadap 13 ribu kotak amal yang beredar di sejumlah provinsi di Indonesia.

Dugaan penggalangan dana bagi jaringan kelompok radikal melalui media kotak amal ini merupakan strategi yang dilakukan kelompok radikal sebagai bentuk sumbangan dana untuk pembiayaan seperti pelatihan fisik dan persenjataan.

Selanjutnya juga untuk fasilitas bagi para buronan teroris serta akomodasi berpergian ke negara Islam yang masuk dalam kategori basis keras.

Editor : Feri.S
Sumber : Iskandar/Okezone

Sumber: Kutipan/Rls