ROSE EDITORIAL STUDIOBerita tajam dengan ritme visual yang hangat.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Kapolda Metro Jaya : Saya Akan Tindak Tegas Ormas Yang Ganggu Ketertiban Sosial

Negara butuh ketertiban sosial

Kapolda Metro Jaya : Saya Akan Tindak Tegas Ormas Yang Ganggu Ketertiban Sosial
Kapolda Metro Jaya, Irjen.Pol. Fadil Imran.

JAKARTA AKTUALDETIK.COM  - Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mengatakan, polisi tak bakal gentar dalam menghadapi ormas ataupun suatu kelompok yang mengganggu ketertiban sosial. Bahkan, sampai seolah menempatkan dirinya di atas negara.

"Satu kelompok atau ormas yang menempatkan dirinya di atas negara, apalagi ormas itu melakukan tindak pidana. Saya akan melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap model seperti ini, tak ada gigi mundur, ini harus kita selesaikan," ujarnya pada wartawan, Jumat (11/12/2020).

Dia mencontohkan, misalnya saja ada orang yang melakukan pidana, seperti melakukan hate speech atau penghasutan, menyemburkan ujaran kebencian, menebarkan berita bohong, bahkan sampai dilakukan berulang dan bertahun-tahun. Semua tindakan itu, selain perbuatan pidana, tapi juga merusakan kenyamanan masyarakat.

"Itu dapat merobek kebhinekaan kita karena menggunakan identitas sosial apakah suku atau agama, itu tak boleh. Negara ini dibangun dari kebinekaan," tuturnya.

Maka itu, tambahnya, saat polisi melakukan penangkapan terhadap kelompok tersebut ataupun siapa pun itu, itu semua dilakukan demi keteraturan sosial. Pasalnya, sudah menjadi tugas polisi dalam menjamin ketertiban sosial itu.

"Jadi kalau Polda Metro Jaya menangkap, memproses hukum kelompok atau siapapun maka itu karena negara butuh ketertiban sosial, yang mana tugas Kapolda untuk menjamin yang namanya ketertiban dan keteraturan sosial itu supaya masyarakat bukan hanya merasa aman, tapi juga merasa nyaman," katanya.


  # M.Taufiq/hms.

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau kejadian/peristiwa ditengah masyarakat,
atau berbagi foto dan video, silahkan chat ke 0812 6830 5177 atau
Email redaksi : aktualdetik19@gmail.com
Mohon dilampirkan data pribadi.

Sumber: Rilis