VERDANT LIVE DESKBerita bertumbuh dari fakta.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Pj Bupati didampingi Kadishub Kampar, Tinjau Lokasi Tragedi di PT Cilandra Perkasa

Pj Bupati didampingi Kadishub Kampar, Tinjau Lokasi Tragedi di PT Cilandra Perkasa

KAMPAR - Kepala Dinas Perhubungan Kampar Refizal mendampingi Pj Bupati Hambali meninjau langsung lokasi tragedi maut yang menewaskan seorang pekerja setelah menabrak portal yang dipasang tanpa izin oleh PT. Ciliandra Perkasa, Rabu (25/09/2024).

Adapun korban yang meninggal dunia akibat menabrak portal tersebut adalah Yandri (24), korban meninggalkan seorang istri bernama dan seorang anak yang masih berusia 2,5 tahun.

Pj Bupati Hambali menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah ini. Namun, dia juga menegaskan bahwa kejadian ini tidak terlepas dari kelalaian pihak perusahaan.

"Ini adalah musibah, namun kelalaian dari pihak PT Ciliandra tidak bisa diabaikan, portal yang dipasang melintang di jalan tersebut berada di jalan kabupaten. Sehingga apapun yang ingin dibangun harus melalui izin dan koordinasi dengan pemerintah daerah," ungkap Hambali.

Lebih lanjut, Hambali menjelaskan bahwa PT Ciliandra Perkasa tidak memiliki izin dan tidak berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait pemasangan portal tersebut. Bahkan, portal yang dipasang tidak memenuhi standar keselamatan, dan juga tidak dilengkapi dengan rambu-rambu yang memadai.

Hambali menegaskan, peristiwa ini adalah kesalahan yang sudah sangat fatal. Hambali juga meminta pihak manajemen PT Ciliandra untuk segera mengevaluasi kinerja internal mereka.

Selain itu, Hambali mengingatkan kepada perusahaan-perusahaan lain di Kabupaten Kampar untuk selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam setiap pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

"Kepada perusahaan perusahaan di kabuapten kampar mari kita jaga komunikasi yang baik dan sinergi untuk membangun Kabupaten Kampar serta mensejahterakan rakyat," tambahnya.

Pj Bupati Kampar juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dan mengetahui hak-haknya, serta menghindari tindakan kekerasan atau brutal dalam menghadapi permasalahan seperti ini.

Dalam kunjungannya, Hambali turut didampingi oleh Kapolsek Bangkinang Kampar Iptu Rian Onel,  Pelaksana tugas Kadisnaker Sasminedi, serta Satpol PP Kabupaten Kampar dan Kepala Desa Siabu Tarmo.***

Tag berita