ROSE EDITORIAL STUDIOBerita tajam dengan ritme visual yang hangat.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Pukul Bedug, Pj Wali Kota Pekanbaru Buka Petang Belimau Jelang Ramadan 1444 H

Pukul Bedug, Pj Wali Kota Pekanbaru Buka Petang Belimau Jelang Ramadan 1444 H
Di ambil dari Google

PEMERINTAHAN - Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, melakukan pemukulan beduk bersama unsur Forkopimda sebagai tanda dibukanya Petang Belimau, Rabu (22/3). Ia menyebut bahwa tradisi Petang Belimau digelar satu hari sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Dirinya berharap tradisi ini bisa terus dilestarikan agar iven tradisi menyambut bulan suci Ramadan menjadi iven tingkat provinsi. Bahkan nantinya bisa dikenal di tingkat nasional.

"Dengan menjadi iven nasional, tentu masyarakat semakin kenal dengan tradisi Petang Belimau," ucapnya. 

Muflihun mengatakan bahwa tradisi ini merupakan simbol menyucikan diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Ia menyebut tidak terasa sudah memasuki Ramadan yang sangat dinantikan umat muslim di seluruh dunia.

Dirinya juga gembira pada momen melihat aneka permainan tradisional pada momen Petang Belimau. Ia mendorong permainan tradisional bisa semakin dikenal dengan rutin menggelar iven tradisi.

"Jangan sampai lupa, jangan sampai permainan tradisional ini tidak dikenal. Maka tetap budayakan budaya Melayu di tengah masyarakat," Ujarnya. 

Sumber: Pekanbarugoid