ONLINEBerita terkini. Ringkas. Relevan.
Tabloid NarasiInformasi Berita Lewat Tulisan
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Dinas Sosial Mendata Sebanyak 268.000 Masyarakat Tidak Mampu Masuk dalam DTKS

Dinas Sosial Mendata Sebanyak 268.000 Masyarakat Tidak Mampu Masuk dalam DTKS
Di ambil dari Google

PEMERINTAHAN - Dinas Sosial Kota Pekanbaru mendata sebanyak 268.000 orang dari keluarga tidak mampu masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Untuk jumlah kepala keluarga (KK) dari 268.000 orang yang masuk DTKS ada sekitar 98.000 KK.

"Data ini bergerak terus, kalau KK nya ada sekitar 98.000 KK. Dari data inilah akan kita ambil jika ada program bantuan dari pemerintah. Baik pusat maupun daerah," Ucap Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru Dr. H. Idrus M.Ag, Senin (20/3).

Idrus mengatakan, dari 268.000 orang yang masuk DTKS, 146.336 orang sudah masuk dalam penerima bantuan iuran jaminan kesehatan atau PBIJK.

"PBIJK ini tentunya bagi masyarakat yang terdaftar di DTKS. Data DTKS kita hari ini ada sekitar 268.000, data ini bergerak terus. Masyarakat tidak mampu yang terdaftar dalam PBIJK, akan mendapatkan layanan kesehatan gratis," Ungkap Idrus.

Idrus kembali menyampaikan, saat ini sekitar 83 persen masyarakat kota Pekanbaru sudah mengantongi kartu BPJS.

"Saat ini lebih kurang 83 persen, tinggal 14 atau 15 persen lagi yang belum masuk ke BPJS. Kita akan upayakan seluruh masyarakat tidak mampu masuk semua. Karena yang terbanyak yang belum masuk itu adalah masyarakat miskin," Terangnya.

Sumber: Pekanbarugoid