ROSE EDITORIAL STUDIOBerita tajam dengan ritme visual yang hangat.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Rapat Forkopimda, Pj Walikota Bahas Sejumlah Topik

Rapat Forkopimda, Pj Walikota Bahas Sejumlah Topik
Di ambil dari Google rapat forkopimda Pekanbaru

PEMERINTAHAN - Pj WaliKota Pekanbaru Mulfihun ikut dalam rapat yang berlangsung di Ruang Zapin, Mapolresta Pekanbaru. Sejumlah topik jadi bahasan dalam Rapat Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekanbaru, Senin (27/2) tersebut. 

Muflihun menyebut bahwa satu topik yang dibahas yakni inflasi. Ia menyampaikan bahwa inflasi harus tetap dalam pantauan terutama terhadap komoditi penyumbang inflasi.

"Maka kita mengajak semua pihak untuk ikut mengatasi inflasi bersama," Ucapnya dalam rapat.

Dirinya menambahkan satu upaya mencegah lonjakan inflasi di Kota Pekanbaru dengan menggalakkan kembali gerakan menanam cabai. Ia menyebut bahwa upaya menanam cabai ini bisa memastikan pasokan cabai bagi masyarakat.

Apalagi cabai ditanam di halaman rumahnya sendiri. Lalu pada rapat itu juga dibahas terkait pembangunan kembali kios sementara di Pasar Cik Puan.

Muflihun mengatakan bahwa perihal kios sementara di Pasar Cik Puan kini menanti rapat teknis untuk menggeser dana Biaya Tidak Terduga (BTT) ke Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru. Adanya pergeseran ini agar anggaran tersebut bisa dikeloa secara swakelola.

"Kita harus memastikan dalam dua hari ini harus masuk material ke lokasi dalam pasar, untuk mendirikan kios sementara," Tegasnya.

Sejumlah topik juga menjadi bahasan dalam rapat tersebut. Topik tersebut yakni pengungsi, penanganan polio hingga penanganan stunting.

Sumber: Pekanbarugoid