ROSE EDITORIAL STUDIOBerita tajam dengan ritme visual yang hangat.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Untuk Antisipasi Gejolak Harga Bahan Pangan, Pasar Murah Bakal Di Gelar Di Pekanbaru

Untuk Antisipasi Gejolak Harga Bahan Pangan, Pasar Murah Bakal Di Gelar Di Pekanbaru
Di ambil dari Google ilustrasi

PEMERINTAHAN - Untuk mencegah gejolak harga jelang Ramadhan, Sekretaris Daerah (sekda) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, berencana kembali menggelar pasar murah di Kota Pekanbaru dalam waktu dekat, Lokasinya ada di beberapa titik pasar tradisional.

Sejumlah komoditi bahan pangan bakal dijual dalam pasar murah ini. Bahan pangan yang bakal ada di pasar murah itu, di antaranya minyak goreng.

"Kita berencana dalam waktu dekat bisa menggelar pasar murah," Ucap Sekda Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution.

Masyarakat bisa membeli bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Ia menyebut bahwa pasar murah ini untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan di pasaran.

Apalagi harga sejumlah komoditi pangan di pasaran Kota Pekanbaru mulai mengalami kenaikan. Pemerintah Kota Pekanbaru menggandeng koperasi untuk membeli komoditi bahan pangan yang mengalami gejolak harga.

Nantinya masyarakat bisa membeli dengan harga lebih murah. Selisih harga produsen ke distributor bisa lebih murah.

Sekda mengaku pemerintah kota sudah melakukan rapat terbatas dengan pihak terkait yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) pada akhir pekan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil. Mereka membahas kenaikan harga cabai merah dan bahan pangan lainnya.

Kebanyakan harga yang naik merupakan bahan pangan dari luar Provinsi Riau seperti cabai merah misalnya. Harga bawang merah dan kentang juga jadi perhatian khusus karena semuanya berasal dari Provinsi Sumatera Barat.

Sejumlah daerah juga di provinsi tersebut mengalami inflasi sehingga Kota Pekanbaru terdampak. TPID pun melakukan langkah antisipasi kenaikan harga jelang Ramadhan 1444 H.

Sekda menyebut bahwa TPID di Pekanbaru nantinya bakal melakukan langkah antisipasi dengan mengawasi distributor bahan pangan. Mereka juga melakukan intervensi harga sejumlah komoditi di pasaran.

Sumber: Pekanbarugoid