ROSE EDITORIAL STUDIOBerita tajam dengan ritme visual yang hangat.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Cegah LGBT, Disdik Akan Bekerjasama Dengan Polisi Dan MUI

Cegah LGBT, Disdik Akan Bekerjasama Dengan Polisi Dan MUI
Di ambil dari Google

PEMERINTAHAN - Dinas pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru akan menjalin kerjasama dengan Polresta dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat Untuk mencegah masuknya perilaku menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) ke lingkungan sekolah. 

"Masalah LGBT, kita sudah merencanakan dengan Kapolresta, akan ada nanti (penyuluhan) ke sekolah-sekolah. kita juga akan mengundang MUI," ucap Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Jumat (17/2).

Ia berkata, sebelum turun ke sekolah, pihaknya berencana membuat satu kegiatan terlebih dahulu dengan mengundang perwakilan sekolah, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), serta komite sekolah se-Kota Pekanbaru.

"Kemudian baru kita lanjutkan ke sekolah-sekolah. Ke swasta juga, kita samakan saja. Cuma kita minta targetnya di negeri dulu, baru berlanjut ke swasta," Tuturnya. 

Selain itu, pihak sekolah juga diminta membuat pengajian dengan menghadirkan ustadz atau penceramah di setiap Jumat, terang jamal. 

"Temanya (pengajian) tengang LGBT, tentang kekerasan, narkoba. Jadi semuanya kita masukan ke sana. Itu yang akan kita lakukan bersama-sama guna memerangi LGBT di Pekanbaru," ungkapnya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun meminta supaya Dinas Pendidikan untuk menggandeng MUI guna mengatasi perilaku menyimpang LGBT di sekolah.

"Jadi perlu dilakukan pola pendidikan, pola kerohanian melalui agama. Inilah cara mengurangi LGBT," tegasnya.

"Karena kita khawatir kalau tidak kita antisipasi, nantinya bencana terjadi di Pekanbaru. Kemudian kepada masyarakat dan orang tua, tolong juga diawasi anaknya terutama dalam bergaul," pintanya.

Sumber: Pekanbarugoid