LIVE KAMIS, 27.08.2026 15:06 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 27.08.2026 · 15:06 WIB
CHANNELS

Data WHO Puluhan Anak Membutuhkan Trasnpalasi Hati Akibat Hepatitis Akut Misterius

Data WHO Puluhan  Anak Membutuhkan Trasnpalasi Hati Akibat Hepatitis Akut Misterius
Ilustrasi ( google )

Kesehatan - Penyakit Hepatitis akut misterius masih menghantui dunia, pasalnya berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan infeksi dari virus ini telah menyebar ke 34 negara dan Indonesia termasuk didalam nya.

 

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom mengatakan jumlah kasus hepatitis akut misterius itu telah lebih dari 700, dan sampai saat ini pihak nya belum dapat memastikan penyebab hepatitis akut tersebut.

"Lebih dari 700 kemungkinan kasus kini telah dilaporkan ke WHO dari 34 negara, dan 112 kasus lainnya sedang diselidiki," kata Tedros dalam media Briefing di Jenewa pada Rabu (8/6/2022), sebagaimana dikutip dari situs resmi WHO.

Tedros juga menyatakan puluhan anak yang menderita hepatitis akut misterius membutuhkan traspalasi hati. 

"Setidaknya 38 dari anak-anak ini membutuhkan transplantasi hati dan 10 telah meninggal. WHO terus bekerja sama dengan negara-negara untuk menyelidiki penyebab hepatitis pada anak-anak ini," ujarnya.

Dari hasil penyelidikan para ilmuwan saat ini, lima virus yang umumnya menyebabkan hepatitis A sampai E tidak terdeteksi dalam ratusan kasus tersebut.
WHO pertama kali menerima laporan kasus hepatitis akut misterius di Inggris pada awal April 2022. Saat itu, 10 anak dilaporkan mengalami gejala mirip hepatitis, tetapi saat diselidiki tidak ada satu pun virus hepatitis A hingga E dalam tubuh pasien.


Penyakit tersebut bahkan menyebar ke berbagai negara Eropa dan Afrika. WHO akhirnya menetapkam status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap wabah hepatitis akut misterius pada 23 April 2022.

Sumber: Suara