ONLINEBerita terkini. Ringkas. Relevan.
Tabloid NarasiInformasi Berita Lewat Tulisan
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Chrome versi 100 Telah Di Rilis Google, Apa yang Baru?

Chrome versi 100 Telah Di Rilis Google, Apa yang Baru?
Ilustrasi dari google chrome

TEKNOLOGI - Setelah hampir 14 tahun sejak Google merilis versi beta pertama untuk Chrome (pada September 2008), browser web ini kini telah diperbarui ke versi 100 dengan sejumlah perubahan.

Apa saja yang baru?

1. Ikon Baru
Chrome 100 membawa ikon baru. Desain inti tetap sama sejak rilis awalnya pada tahun 2008 (dengan lingkaran biru, dikelilingi oleh tiga bevel seperti roda kincir).

Namun kini lebih disederhanakan. Google melakukan perubahan warna yang halus, penghilangan bayangan, dan lingkaran biru bagian dalam yang sedikit lebih besar.

Meskipun perubahannya tidak ketara, kita dapat melihat warna lebih gelap dan kontras yang lebih baik jika dilihat bersebelahan dengan logo sebelumnya.

Ikon baru akan diluncurkan ke semua platform, tetapi Google telah membuat perubahan untuk membantunya menyatu dengan tampilan platform itu. Misalnya, di Windows mengambil sedikit lebih banyak gradasi warna, sedangkan versi macOS jauh lebih 3D.

2. Tidak Ada Lagi Mode Penghemat Data
Chrome untuk Android, iPhone, dan iPad telah menyertakan fitur "Lite Mode" yang menghemat data untuk waktu yang lama. Google akan mulai mematikan server yang bertanggung jawab untuk menanggung beban semua kompresi data pengguna.

Dalam pengumumannya, Google berpendapat bahwa paket data menjadi semakin murah dan Chrome telah memasukkan banyak perbaikan untuk meminimalkan penggunaan data. Karena itu, Mode Hemat Data/Lite Mode akan berhenti berfungsi untuk semua versi.

3. Aplikasi Web Dapat Menggunakan Multi Screen
Chrome 100 membawa dukungan untuk penggunaan multi screen. Kemampuan ini dapat dilakukan di desktop selama bertahun-tahun lalu, tetapi sulit untuk aplikasi web.

Chrome 100 mewujudkannya berkat API informasi layar baru yang membantu aplikasi web mengetahui penyiapan seseorang. Google awalnya mulai menguji ini di Chrome 93, dan merilis versi stabil pada Chrome 100.

4. Menonaktifkan Tab Lebih Mudah
Chrome 100 memungkinkan pengguna mengeklik ikon loudspeaker pada tab untuk menonaktifkan situs tersebut. Jadi tidak perlu klik kanan lagi.

Sejatinya fitur klik-audio-icon-to-mute tersedia di Chrome hingga 2018. Namun Google menghapusnya secara misterius.

5. Perubahan di Android
Aplikasi Chrome 100 di Android mendapatkan beberapa perubahan. Material You kini diaplikasikan di banyak sisi, salah satunya di bagian latar belakang. Alih-alih menggunakan background light atau gray, Google menggunakan warna dinamis di bagian menu dan halaman pengaturan.

Selain itu Chrome 100 memberikan pop-up menu untuk mengonfirmasi apakah pengguna benar ingin menutup semua tab yang dibukanya.

Cara Update Chrome 100
Bagi pengguna Windows, Linux dan macOS, bisa mengetikan chrome://settings/ pada kolom alamat situs. Kemudian klik About Chrome di bagian bawah panel navigasi.

Chrome akan secara otomatis mulai memeriksa pembaruan versi 100 dan kamu akan diminta untuk memulai ulang browser setelah selesai mengunduh.

Sementara di Android maupun iOS tinggal mengupdate di toko aplikasi masing-masing.

Sumber: Detik