LIVE KAMIS, 27.08.2026 12:42 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 27.08.2026 · 12:42 WIB
CHANNELS

SMP/MTs Surabaya Akan Belajar Tatap Muka, di Tes Swab Dulu

Patuhi Prokes

SMP/MTs Surabaya Akan Belajar Tatap Muka, di Tes Swab Dulu
Sejumlah Pelajar Menjalanin Tes Swab di Kawasan Lidah Kulon, Surabaya/Foto : Istimewa

JAWA TIMUR AKTUALDETIK.COM - Madrasah Tsanawiyah yang dikelola oleh Kemenag RI akan memulai pembelajaran tatap muka dalam waktu dekat, untuk itu Pemkot Surabaya sudah melakukan tes swab bagi siswa/i kelas IX jenjang SMP baik negeri dan swasta.

Kepala Seksi Pendidikan Mandrasah Kantor Perwakilan Kemenag Kota Surabaya, Nurhasan mengatakan bahwa pihaknya sedang menunggu jadwal dan arahan dari Pemkot Surabaya untuk tes swab bagi siswa Mts.

"Kalau mengacu pada SKB empat menteri, pembelajaran tatap muka harus mengikuti aturan pemerintah setempat." Katanya kemarin (27/11).

Nurhasan menambahkan, guru-guru Mts se-Kota Surabaya sudah dilakukan swab. Namun para siswa belum diambil sampel untuk pengujian usap PCI.

"Koordinasi dengan Pemkot Surabaya sudah jalan, sebelum persiapan sekolah tatap muka, sudah diadakan survei new normal dari petugas Satgas Covid-19 Surabaya." Jelasnya.

Menurut Nurhasan, jumlah guru Mts di Surabaya sekitar 4 ribu orang baik seasta maupun negeri, sedangkan siswa/i berjumlah 40 ribu. Pihaknya tengah mempersiapkan petunjuk teknis tentang penerapan new normal untuk madrasah.

"Protokol kesehatan sudah disiapkan, juga juknis untuk penerapan new normal ini seperti menggunakan masker, face shield, menjaga jarak, dan menyediakam hand sanitizer." Jelas Nurhasan.

Rencananya pembelajaran tatap muka untuk kelas IX SMP akan berlangsung di awal Desember ini, karena itu Pemkot Surabaya sudah mempersiapkan hal-hal terkait protokol kesehatan, seperti uji tes swab, bagi pelajar dan guru.

Editor : Ishak

Sumber: Kutipan