ROSE EDITORIAL STUDIOBerita tajam dengan ritme visual yang hangat.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

SMP/MTs Surabaya Akan Belajar Tatap Muka, di Tes Swab Dulu

Patuhi Prokes

SMP/MTs Surabaya Akan Belajar Tatap Muka, di Tes Swab Dulu
Sejumlah Pelajar Menjalanin Tes Swab di Kawasan Lidah Kulon, Surabaya/Foto : Istimewa

JAWA TIMUR AKTUALDETIK.COM - Madrasah Tsanawiyah yang dikelola oleh Kemenag RI akan memulai pembelajaran tatap muka dalam waktu dekat, untuk itu Pemkot Surabaya sudah melakukan tes swab bagi siswa/i kelas IX jenjang SMP baik negeri dan swasta.

Kepala Seksi Pendidikan Mandrasah Kantor Perwakilan Kemenag Kota Surabaya, Nurhasan mengatakan bahwa pihaknya sedang menunggu jadwal dan arahan dari Pemkot Surabaya untuk tes swab bagi siswa Mts.

"Kalau mengacu pada SKB empat menteri, pembelajaran tatap muka harus mengikuti aturan pemerintah setempat." Katanya kemarin (27/11).

Nurhasan menambahkan, guru-guru Mts se-Kota Surabaya sudah dilakukan swab. Namun para siswa belum diambil sampel untuk pengujian usap PCI.

"Koordinasi dengan Pemkot Surabaya sudah jalan, sebelum persiapan sekolah tatap muka, sudah diadakan survei new normal dari petugas Satgas Covid-19 Surabaya." Jelasnya.

Menurut Nurhasan, jumlah guru Mts di Surabaya sekitar 4 ribu orang baik seasta maupun negeri, sedangkan siswa/i berjumlah 40 ribu. Pihaknya tengah mempersiapkan petunjuk teknis tentang penerapan new normal untuk madrasah.

"Protokol kesehatan sudah disiapkan, juga juknis untuk penerapan new normal ini seperti menggunakan masker, face shield, menjaga jarak, dan menyediakam hand sanitizer." Jelas Nurhasan.

Rencananya pembelajaran tatap muka untuk kelas IX SMP akan berlangsung di awal Desember ini, karena itu Pemkot Surabaya sudah mempersiapkan hal-hal terkait protokol kesehatan, seperti uji tes swab, bagi pelajar dan guru.

Editor : Ishak

Sumber: Kutipan