LIVE NEWSROOM 09 Aug 2026 Berita • Perspektif • Data
TERKINI
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal MainnyaPJ Walikota Pekanbaru Bukan Putra Daerah, Aktivis Akan Demo Besar-BesaranMTQ Tingkat Provinsi di Kota Dumai, Bupati H Zukri SE Lepas Kafilah MTQ Kabupaten Pelalawan

UMKM Gerakan 1000 Rupiah Dukung Hendi-Ita

Gerakan 1000 Rupiah

UMKM Gerakan 1000 Rupiah Dukung Hendi-Ita
Calon Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, SE. MM. (baju putih)

SEMARANG AKTUALDETIK.COM  - Jelang Pilwakot 9 desember 2020 yang akan datang salah satu kelompok UMKM dengan nama Gerakan 1000 Rupiah Perhari Indonesia Berbagi dengan tagline "Dengan Seribu Banyak Jiwa Terbantu" yang sekretariatnya beralamat di Perumahan Griya Izza, jalan kenanga selatan I no 2 A Keluraham Gedawang, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang menggelar deklarasi serta memberikan dukungan pemenangan Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang periode 2021 - 2024 Hendrar Prihadi - Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang lebih akrab dengan sebutan paslon Hendi- Ita, bertempat di Posko Pemenangan Hendi- Ita, jalan Pandanaran 100, Kamis (3/12/2020).

Dihadapan 50 anggotanya Ketua G 1000 Perhari Kota Semarang, Listyarini Meitasari dalam sambutannya menjelaskan bahwa kami dari Gerakan Seribu Rupiah Perhari Indonesia Berbagi menyatakan dukungannya kepada paslon Hendi-Ita untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota untuk masa periode 2021-2024 

Kami sampaikan terkait UMKM bahwa kendala yang paling krusial yaitu pemasaran, soal produksi temen temen sudah, perijinan didampingi oleh pemerintah jadi mereka bisa berproduksi tapi kurang bisa memasarkan," ucapnya.

Meita panggilan akrab Listyarini Meitasari memohon kepada Mas Hendi jika terpilih menjadi Walikota lagi memohon pemerintah memfasilitasi dan bagaimana kalau kita secara khusus membuat divisi marketing UMKM.

Kalau kita mengandalkan digital marketing online saja sepertinya tidak bisa membuat pelaku UMKM menguasai market karena bagsimansoun market offline mengendalikan omset,.online dengan offline tetap yang memegang peranan tetap offline market," ucapnya.

Meita meminta pada mas hendi untuk bisa diakomodir kedepannya. Kita tahu kekuatan pemerintah untuk memasarkan produk secara offline pasti bisa.

Kami berharap teman teman pelaku UMKM jangan jalan sendiri sendiri,adah wadahnya yang diwadahi oleh pemerintah tetapi khusus untuk pasang offline misal di indomart, carefour. Harapan kami menjadi pilot project yang pertama kali di Indonesia," harapnya.

Sementara Calon Walikota Semarang Hendrar Prihadi,SE.MM yang akrab dengan sapaan Mas Hendi mengatakan,

"Terkait larangan untuk libur sementara ubtuk.pasar rakyat sambiroto yang digagas UMKM G 1000 perhari dikarenakan tempat yang dipakai selain buka meruoakan pasar karena mendatangkan kerumunan ratusan warga.

Hendi berpesan supaya ada audiensi dengan pihak kepolisian setempat dalam hal ini polsek supaya ada solusinya.

"Sebagai sahabat saya mengingatkan karena sekarang ini semarang covid lagi tinggi, jadi model apapun larangan itu yang menjadi alasan pihak polisi. Oleh karena itu kami minta adaptasi dulu," ucap Hendi.

Saya sangat peduli dengan UMKM karena catatan di dinas, ekonomi yangbada dikota semarang penggerak utamanya 95 persen UMKM yang 5 persen baru pengusaha besar.

Hendi menambahkan kalau UMKM nggak jalan dimasa pandemi ini pasti bubar kota semarang ini meskipun pertumbuhan ekonominya negatif, artinya pembangunannya kalah jauh dengan tahun lalu", paparnya.

"Saya tahun depan akan menggratiskan biaya sertifikasi pada teman teman UMKM karena saya dengar mengurus biaya sertifikat cukup mahal sampai 3-4 juta, sudah itu ngurusnya lama," ujarnya.

"Ini semua sudah saya anggarkan tahun depan kita gratiskan termasuk Haki.Oleh karena itu temen temen UMKM harus memulai berpikir untuk memiliki Haki," tutup Hendi.

  # M.Taufiq.

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau kejadian/peristiwa ditengah masyarakat,
atau berbagi foto dan video, silahkan chat ke 0812 6830 5177 atau
Email redaksi : aktualdetik19@gmail.com
Mohon dilampirkan data pribadi.

Sumber: Rilis