LIVE KAMIS, 27.08.2026 10:32 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 27.08.2026 · 10:32 WIB
CHANNELS

Ka. Satpol PP Kota Semarang : Wartawan Meliput Kegiatan Satpol-PP Harus Ijin Saya

tindakan arogan petugas Satpol-PP

Ka. Satpol PP Kota Semarang : Wartawan Meliput Kegiatan Satpol-PP Harus Ijin Saya
Truk box operasional Satpol PP yang melawan arus di Jl. Soekarno Hatta Semarang, saat mengangkut barang dagangan dan timbajgan milik Sujono.

SEMARANG AKTUALDETIK.COM  - Terkait dugaan adanya tindakkan Arogan petugas Satpol PP kota Semarang terhadap wartawan, saat melakukan razia PKL di jalan Soekarno Hatta Semarang, Ka. Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, S.H., angkat bicara.

Menurut Ka. Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto, saat dihubungi awak media melalui handphone WA mengatakan, bahwa sebetulnya Satpol PP dalam bertugas menegakkan Perda no 5 tahun 2011 dan sudah lakukan tugas sesuai prosedur. Selain itu, semua wartawan Forwakot mengetahui hal itu.

"Namun, si wartawan tersebut mengikuti kegiatan Satpol PP Kota Semarang, dari Jolotundo dan wartawan ini tanpa ijin dan konfirmasi kepada saya," kata Fajar, Rabu (3/12/2020).

Lanjut Fajar, semua wartawan yang ada di Forwakot (Forum Wartawan Kota), mereka tahu terkait kegiatan Satpol PP tersebut.

"Karena wartawan ini mengikuti kegiatan kami dan foto-foto. Petugas kami menanyakan kepada wartawan tersebut dari media mana, kemudian menunjukan indentitasnya, lalu di jawab petugas kami di lapangan ya sudah," jelasnya.

"Jadi intinya wartawan ini cari-cari, dan wartawan ini selalu mengikuti kegiatan kami di lapangan dan dia tanpa ijin. Sehingga membuat anggota kami merasa jengkel. Ya saya maklum aja, namanya wartawan mencari berita. Tapi seharusnya ijin ke saya dulu," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,  bahwa wartawan yang ada dalam Video yang viral dan berbantahan dengan petugas Satpol-PP tersebut, bernama Syailendra dari media Indoglobenews.com, sedangkan yang mengambil gambar Vidio saat itu, Absa dari media online juga.

Terpisah, saat di konfirmasi awak media di tempat berbeda, Syailendra menceritakan kejadian yang dialaminya. 

Diungkapkan Syailendra, berawal dari dirinya bersama rekannya, Absa yang sedang minum kopi, di sebuah warung yang berada di jalan Soekarno Hatta, tiba tiba truk Satpol PP datang melawan arus lalu lintas dan langsung mengambil dagangan buah, serta timbangan milik Sujono.

"Kami itu sedang minum kopi, bukan mengikuti kegiatan Satpol PP. Karena melihat penjual buah di depan saya, diambil barang dagangannya oleh Satpol PP secara arogan. Maka saya menegur baik baik, malah saya dituding tuding sama anggota Satpol PP bernama Eddi.S dan anggota Satpol PP lainnya," beber Syailendra.

Hal senada juga dikatakan Absa rekan Syailendra, dia mengungkapkan melihat kejadian tersebut, secara spontan dirinya langsung merekam kejadian itu. Bahkan ia sempat akan direbut handphone yang buat merekam kejadian itu oleh salah satu petugas Satpol PP. 

"Handphone saya ini mau direbut oleh anggota Satpol PP agar tidak merekam, namun saya berhasil mempertahankan handphone saya yang mau jatuh akibat kena tangan salah satu petugas," tuturnya.

Sementara itu, saat ditanyakan mengenai kegiatan Satpol PP yang melawan arus dalam operasi tersebut, Ka Satpol PP Fajar Purwoto tidak mau menjelaskan terkait hal tersebut pada awak media.
 

 Absa

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau kejadian/peristiwa ditengah masyarakat,
atau berbagi foto dan video, silahkan chat ke 0812 6830 5177 atau
Email redaksi : aktualdetik19@gmail.com
Mohon dilampirkan data pribadi.

Sumber: Rilis