ONLINEBerita terkini. Ringkas. Relevan.
Tabloid NarasiInformasi Berita Lewat Tulisan
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Bupati Kasmarni Dukung Pendirian Pos BP3MI di Bengkalis. PMI Bengkalis di Luar Negeri Harus Terlindungi

Bupati Kasmarni Dukung Pendirian Pos BP3MI di Bengkalis. PMI Bengkalis di Luar Negeri Harus Terlindungi

BENGKALIS - Bupati Kasmarni mendukung penuh pendirian Pos Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia(BP3MI) di Kabupaten Bengkalis.

BP3MI adalah unit pelaksana teknis di bawah Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang bertugas memberikan pelayanan dan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia.

Dukungan itu disampaikan Bupati Kasmarni saat menerima audiensi Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan di Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis, Senin (16/6/2025).

“Kami siap memberikan dukungan membentuk pos agar masyarakat kami mengetahui pengurusan administrasi secara legal. Bagaimana masyarakat kami bisa secara resmi bekerja ke luar negeri. Nanti di MPP bisa siapkan tempat untuk BP3MI,” ucap Bupati.

Bupati Kasmarni juga minta perangkat daerah terkait untuk mendata kembali pekerja migran asal Bengkalis dan apa pekerjaan mereka di luar negeri.

“Kalau datanya sudah ada maka selain dokumen administrasi kita juga akan siapkan pelatihan sesuai bidang kerja mereka, sehingga masyarakat kita yang akan bekerja di luar negeri dapat diakomodir dengan baik. Kami ingin pekerja migran terlindungi,” ucap Kasmarni.

Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan, menyampaikan berbagai isu penting yang dihadapi di wilayah perbatasan khususnya di Kabupaten Bengkalis, terutama tingginya angka keberangkatan tenaga kerja migran secara ilegal.

“Kami berharap Pemkab Bengkalis dapat menjadi mitra aktif dalam mensosialisasikan peran BP3MI kepada masyarakat, agar masyarakat mengetahui bahwa ada jalur yang sah dan aman untuk bekerja ke luar negeri,” ungkap Wahyu.

Wahyu mengatakan, BP3MI memiliki kerja sama resmi dengan tiga negara untuk penempatan tenaga kerja Indonesia secara prosedural yakni Jerman, Korea dan Jepang.

“Ketiga negara itu membuka peluang kerja bagi tenaga kerja asing, dengan sistem rekrutmen yang transparan, pelatihan keterampilan, serta jaminan perlindungan hukum dan sosial,” terangnya.

Dalam pertemuan ini Bupati Bengkalis didampingi, Sekda Ersan Saputra, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Bengkalis.

Tag berita