LIVE KAMIS, 27.08.2026 13:25 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 27.08.2026 · 13:25 WIB
CHANNELS

Kementerian PPPA RI Lakukan Audit Lapangan Standarisasi SRA Pada Paud Terpadu Mutiara Bunda

Kementerian PPPA RI Lakukan Audit Lapangan Standarisasi SRA Pada Paud Terpadu Mutiara Bunda

Bangkinang Kota. Laksanakan berbagai program kerja yang telah dicanangkan pada Bidang Perlindungan Anak Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar, Satiti Rahayu,S.Keb.SKM.MKM selaku Kepala Bidang kali ini wakili Kepala Dinas untuk lakukan Audit Lapangan Standarisasi Sekolah Ramah Anak ( SRA ) oleh Kementerian PPPA RI  di Paud Terpadu Mutiara Bunda Bangkinang Kota, Rabu (18/9).

"Konsep Sekolah Ramah Anak melibatkan 3 (tiga) pilar besar, yaitu sekolah (tenaga pengajar dan fasilitas lainnya), orang tua, dan anak-anak yang bersama-sama menciptakan kondisi sekolah yang bersih, rapih, indah, sehat, aman, nyaman, dan inklusif" ucap Satiti kala berikan pengarahan.

Satiti juga menjelaskan adapun tujuan dari Sekolah Ramah Anak adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan menyenangkan bagi anak-anak. Penerapan SRA ini tidak hanya mengandalkan peran dari pihak guru dan sekolah saja, melainkan juga dari siswa, orang tua, serta masyarakat.

"Di Kabupaten kampar,  hampir 80 % sekolah mulai tingkat PAUD hingga SMA sudah di SK kan sebagai Sekolah Ramah Anak. Namun yang terstandarisasi oleh Kementerian KTKPHA RU sebagai Sekolah Ramah Anak belum ada sama sekali. Untuk tahun 2024, Paud Terpadu Mutiara Bunda Bangkinang Kota yang di pimpin oleh  Agusnafida S.Pd.AUD.MM telah terpilih sebagai sekolah pertama dan perdana di Kabupaten Kampar dan akan mewakili Propinsi Riau dari 48 sekolah se Indonesia yang di audit oleh Kementerian PPPA RI" demikian dijelaskan Kepala Bidang Perlindungan Anak ini.

Dilansir dari lapangan, Proses Audit di laksanakan oleh Tim Deputi Pemenuhan Hak Anak- Kementerian PPPA RI  Muhammad Soleh, Widyasunu Jalu dan Tim Auditor yaitu Ir. Muhammad Bascharul Asana,MBA ( Lead Auditor Satuan Pendidikan Ramah Anak /SRA – KPPPA RI ) beserta Helga Trinawati Megasari,SPd.

Pada pelaksanaan kegiatan ini juga tampak hadir mendampingi oleh  Kepala Bidang KTKPHA Ns.Bdn Asfeni, S. Kep, SKM, M.Kes  selaku perwakilan dari  Dinas P3AP2KB Provinsi Riau, Nila Riwayati,SKM.MM, Perwakilan dari Dinas Dikpora Kabupaten Kampar, Kepala Lembaga Pendidikan Paud, Wali Murid dan Alumni PAUD Terpadu Mutiara Bunda Bangkinang Kota.

Dengan Adanya hal ini diharapkan dapat terstandarisasinya sekolah sebagai Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Kampar dan juga dapat menurunkan kasus kekerasan terhadap anak baik secara fisik, psikis dan sosial. Dan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kampar, berbagai Stekholder serta Masyarakat di harapkan pada tahun-tahun berikutnya akan semakin banyak sekolah- sekolah di Kabupaten Kampar yang terstandarisasi SRA oleh Kementerian PPPA RI. (ADV)

Tag berita