LIVE KAMIS, 27.08.2026 11:36 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 27.08.2026 · 11:36 WIB
CHANNELS

Polisi Ungkap Identitas Serta Motif Pelaku Pemenbak Eks PM Jepang Shinzo Abe

Polisi Ungkap Identitas Serta Motif Pelaku Pemenbak Eks PM Jepang Shinzo Abe
Sumber Foto ( google )

International - Sekitar pukul 11.30 watu setempat mantan PM Jepang Shinzo Abe ditembak saat sedang berpidatao dikota Nara, dekat Stasiun Yamato-Saidaiji(8/7/2022). Saat ini Abe masih dirawat disalah satu rumah sakit, dan untuk pelaku penembakan sudah berhasil diringkus oleh polisi Jepang. Polisi junga mengungkap identitas pelaku serta motifnya. Pelaku sendiri tidak melarikan diri sesaat seltelah melakukan penembakan.

 

Pelaku bernama Tetsuya Yamagami (41) yang tinggal dikota Nara. Adapun motif Tetsuya melakukan penembakan terhadap mantan PM Abe ialah karna tidak puas dengan mentan PM Jepang itu dan hendak membunuhnya. 
Menurut Departemen Pemadam Kebakaran, Abe terkena tembakan dibagian punggung, juga mengalami luka pendarahan disisi kanan lehernya, serta pendarahan subkutan di dada kirinya. dan keadaannya kini henti jantung. Istilah henti jantung sendiri sering digunakan di Jepang untuk menunjukkan tidak ada tanda-tanda vital, namu umumnya mendahului sertifikasi formal kematian oleh koroner.

 

Reporter yang berada di lokasi kejadian mengatakan, ia mendengar dua kali suara tembakan lalu Shinzo Abe tumbang. Para saksi yang diwawancarai juga mengiyakan bahwa dua suara tembakan terdengar setelah satu-dua menit sejak pidato Abe dimulai. Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang berujar, senjata yang dipakai pelaku tampaknya buatan tangan. Pelaku pernah bekerja untuk Pasukan Bela Diri Maritim selama tiga tahun hingga sekitar 2005. Dikutip dari kantor berita AFP, Pasukan Bela Diri Maritim termasuk dalam bagian Angkatan Laut Jepang. Setelah mantan PM Jepang ditembak, Shinzo Abe dilarikan ke rumah sakit 24 menit kemudian pada pukul 11.54 dan langsung ditangani dokter.


 

Sumber: Kompas