ROSE EDITORIAL STUDIOBerita tajam dengan ritme visual yang hangat.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya

Usaha Budidaya Ikan di Tapung Hulu Merugi, Diduga Dampak Pekerjaan PT Vira Jaya

Masyarakat Jadi Korban

Usaha Budidaya Ikan di Tapung Hulu Merugi, Diduga Dampak Pekerjaan PT Vira Jaya
Foto Bapak Waruwu sedang memeriksa kolam ikan miliknya yang sudah kosong akibat banjir menghanyutkan ribuan ikan-ikannya yang hampir siap panen

KAMPAR AKTUALDETIK.COM - Sejumlah warga di Desa Kusau Makmur, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar menderita kerugian akibat banjir, dampak pekerjaan perusahaan kontraktor (PT Vira Jaya), yang sedang melaksanakan pembangunan jalan lintas provinsi di wilayah tersebut, 12/12/2020.

Kabarnya, perusahaan kontraktor (PT Vira Jaya_red), tersebut, dalam melaksanakan kegiatannya diduga tidak memperhatikan dampak lingkungan hidup, dimana seharusnya berdasarkan ketentuan, setiap perusahaan yang melakukan kegiatan usahanya di wilayah pemukiman penduduk wajib harus melakukan upaya UKL/UPL untuk memastikan terhindar nya masyarakat dari dampak yang merugikan.

Menurut paparan dari Waruwu, salah satu korban, Sabtu (12/12/20) ketika ditemui media di lokasi mengatakan , akibat dari banjir tersebut masyarakat pengelola usaha kolam peternakan ikan mengalami kerugian, pasalnya akibat genangan banjir tersebut, ribuan ekor ikan-ikan yang sudah hampir siap panen itu lepas begitu saja terbawa air.

"Kami masyarakat telah mengalami kerugian, banjir yang menggenangi kolam mengakibatkan ikan ikan terbawa arus semua," terang Waruwu. 

Waruwu menambahkan, dirinya memperkirakan kerugian yang dialami nya berkisar Rp 50.000.000 (Lima puluh juta Rupiah). 

Tidak hanya itu, selain ikan dan kolam, rumah warga juga telah terdampak banjir hingga nyaris tenggelam.

Ditambahkan Warga, banjir tersebut diduga dikarenakan tersumbatnya gorong gorong saluran air akibat dari pemasangan crocok di tepi jalan oleh perusahaan kontraktor proyek jalan lintas Provinsi Desa Kecamatan Tapung Hulu , Kabupaten Kampar.

Lanjut Warga, menurut informasi yang mereka himpun , perusahan kontraktor proyek jalan tersebut adalah PT. Vira Jaya yang ber alamat di Pekanbaru .

Mengakhiri paparannya, Waruwu menjelaskan warga korban akibat banjir berjumlah 4 orang dan diperkirakan telah mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah). 

Editor : Feri.S
Sumber :Anar

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA:  0812 6830 5177 - Atau EMAIL redaksi : aktualdetik19@gmail.com.
JANGAN LUPA 
Mohon dilampirkan data pribadi

 

Sumber: Wawancara