10.09.2026Newsroom Digital
LIVE NEWSROOMFast signal. Sharp context.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
FEATURE STORY

Bupati Kasmarni Tekankan Pentingnya Bantuan yang Tepat Sasaran

Bupati Kasmarni Tekankan Pentingnya Bantuan yang Tepat Sasaran
READING MODE

BENGKALIS - Bupati Bengkalis Kasmarni, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono, membuka secara resmi kegiatan Sinkronisasi Data Guru Penerima Bantuan Kesejahteraan pada Sekolah MDTA dan Madrasah se-Kabupaten Bengkalis Tahun 2025, Selasa (10/6/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menekankan pentingnya sinkronisasi data agar bantuan yang diberikan pemerintah tidak timpang dan benar-benar tepat sasaran.

Kasmarni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas data dan layanan kesejahteraan bagi tenaga pendidik di jalur non-formal seperti MDTA dan Madrasah.

“Tanpa data yang baik dan valid, kita akan kesulitan dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Jangan sampai terjadi ketimpangan dalam penyaluran bantuan. Oleh karena itu, sinkronisasi ini sangat penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasmarni mengatakan guru MDTA dan Madrasah memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memberikan perhatian yang setara kepada para pendidik di jalur pendidikan non-formal.

“Peningkatan kesejahteraan guru bukan hanya soal insentif, tetapi juga penghargaan atas dedikasi mereka. Ini adalah bagian dari visi besar kita menuju Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera di mana masyarakat memiliki martabat dan keunggulan berbasis keagamaan dan budaya,” tuturnya.

Orang nomor satu di Negeri Junjungan ini optimis, dengan data yang akurat dan terpadu, Pemerintah Daerah dapat merancang program-program kesejahteraan secara lebih terukur dan menyeluruh. Hal ini menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kemudian dengan dibukanya kegiatan ini, diharapkan sinkronisasi data dapat menghasilkan basis data riil yang menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan dan penyaluran bantuan kesejahteraan tahun depan.