06.09.2026Newsroom Digital
LIVE NEWSROOMFast signal. Sharp context.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
FEATURE STORY

Demokrasi di Kampar: Pilkada 2024 Jadi Ajang Dewasa Berbangsa

Demokrasi di Kampar: Pilkada 2024 Jadi Ajang Dewasa Berbangsa
READING MODE

BANGKINANG - Pilkada serentak 2024 yang tak terasa tinggal menghitung hari. Kontestasi Politik ini khususnya di Kabupaten Kampar dipandang sangat menarik oleh anggota DPRD Muda Kampar, Pirdaus yang berasal dari Dapil IV Kampar.

Menurutnya, Pilkada saat ini memiliki persaingan yang ketat, situasi terkait elektabilitas terus mengalami perubahan, bahkan masing-masing pasangan calon bak seniman yang sedang menjual karya, (14/11/2024).

"Sungguh sangat menarik Pilkada Kampar tahun ini, masing-masing pasangan calon sudah seperti musisi, ada yg menjual lagu berjudul kenangan bersama ayah, ada juga lagu surga di telapak kaki ibu, ada juga yang menjual lagu daerah berjudul kang mas," ungkap Pirdaus

"Tentunya akan sangat sulit dalam menentukan hasil akhir karena semuanya adalah putra putri terbaik kabupaten Kampar, paslon yang awal elektabilitas nya tidak diperhitungkan malah memberikan nuansa mengejutkan dengan masifnya gerakan yang tak terbaca, semua partai pendukung berikhtiar dengan upaya nya masing-masing," sambung pria kelahiran Juli 1990 ini.

"Semuanya mengunggulkan paslon masing-masing, namun apapun hasilnya kita harus berlapang dan mendukung program pemda terpilih nanti, dan ini lah bukti indahnya demokrasi, ada kalah dan menang, namun tetap satu tujuan demi Kampar yang berkemajuan serta semuanya adalah proses kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara," tutupnya.(adv)