LIVE SABTU, 29.08.2026 06:23 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 29.08.2026 · 06:23 WIB
CHANNELS

Ricana Djayanti Hambali Tinjau Dan Serahkan Bantuan Kepada Balita Penderita Stunting

Ricana Djayanti Hambali Tinjau Dan Serahkan Bantuan Kepada Balita Penderita Stunting
PJ Ketua PKK Kampar saat kunjungi dan beri bantuan balita penderita stunting di Kuok

Kuok - Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar sekaligus Ketua  Lembaga Kegiatan Kesejahteraan Sosial (LK2S) Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali bersama Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting di Kabupaten Kampar meninjau langsung  balita Penderita Stunting yang ada di Desa Pulau Jambu dan Desa Lereng Kecamatan Kuok. Senin,19/2/24

Didampingi Camat Kuok Hadinur, S.STP, M.Si, Kepala Puskesmas Kuok Dr. Rita Anggraini serta Kepala Desa Pulau Jambu dan Kepala Desa Lereng dan Bidan Pendamping, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar langsung menuju rumah balita penderita Stunting.

Pj Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar langsung menyerahkan Nutrisi khusus anak Stunting berupa Susu, Telor, Vitamin dan suplemen makanan tambahan lainnya sesuai yang direkomendasikan oleh ahli gizi bagi anak Stunting.

Hamzah balita usia 19 Bulan berjenis kelamin laki-laki merupakan buah hati dari ibu Sri Ningdih warga Desa Pulau Jambu dan Naira Balita 21 Bulan dengan jenis kelamin Perempuan putri dari ibu Elva salah seorang warga Desa Lereng yang sejak beberapa waktu lalu menderita Stunting dikarenakan gizi buruk.

Seperti dilaporkan, Hamzah memiliki berat badan dan tinggi badan yang jauh dari normal untuk anak balita seusianya, sama halnya dengan Naira yang tinggi serta bobot masih kurang.

"Ini harus menjadi perhatian bagi kita semua atas kasus Stunting yang masih ada di Kabupaten Kampar, dan harus menjadi fokus utama kita salam memberikan perhatian kepada anak yang menderita Stunting" demikian dikatakan Ricana saat tiba dan melihat langsung ke dua anak penderita Stunting tersebut dikediamannya masing-masing.

Ricana juga memberikan pengarahan dan arahan kepada orang tua Balita penderita Stunting tersebut agar untuk memperhatikan pola asuh, pola makan yang harus syarat gizi seimbang. 

"Ada beberapa faktor yang mempengaruhi timbulnya kejadian stunting pada anak yakni faktor langsung seperti asupan nutrisi dan penyakit infeksi, sedangkan faktor tidak langsung yakni pendidikan dan pengetahuan orang tua, pendapatan, distribusi makanan, dan besar keluarga. Faktor ibu seperti postur ibu, jarak kehamilan yang terlalu dekat, pernikahan dini, serta kecukupan gizi saat hamil" ucap Ricana menjelaskan.

Ketua LK2S Kabupaten Kampar ini yang juga merupakan Wakil Ketua TPPS Kabupaten Kampar menyebut saat ini angka stunting di Kabupaten Kampar menembus angka 14,5 persen dan meskipun demikian akan tetap melakukan upaya untuk men Zero kan angka pertambahannya. Dengan berbagai upaya Intervensi juga sudah dilakukan dengan harapan penderita Stunting pada balita dapat segera teratasi.

Sumber: Diskominfo Kampar