10.09.2026Newsroom Digital
LIVE NEWSROOMFast signal. Sharp context.
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana PusatBerikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan KompetensiRibuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang PilkadaHulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako PekanbaruDalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan KerjaMasyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUPKhanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif TerbaruBaru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-KatungPro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
FEATURE STORY

Dorong Percepatan Transformasi Digital, Pemkab Gelar Ekrapansi Bengkalis Bermasa Expo 2023

Dorong Percepatan Transformasi Digital, Pemkab Gelar Ekrapansi Bengkalis Bermasa Expo 2023
READING MODE

BENGKALIS - Pemkab Bengkalis menggelar Ekrapansi Bengkalis Bermasa Expo 2023. Kegiatan yang dibuka Bupati Kasmarni ini bertujuan mendorong percepatan transformasi digital di Negeri Junjungan.

Saat membuka acara, Kasmarni menjelaskan acara yang difasilitasi Bagian Perekonomian dan SDA ini akan berdampak baik, bagi percepatan akses keuangan para pelaku usaha ekonomi kreatif dan UMKM.

"Ekrapansi Bengkalis Bermasa Expo hendaknya menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk UMKM agar menjadi naik kelas dan terdigitalisasi", ujar Kasmarni, Sabtu malam, 21 Oktober 2023.

Diakuinya, saat ini banyak produk maupun pelaku ekonomi kreatif yang sudah mulai berkembang.

"Namun, kita juga melihat masih banyak pelaku ekraf ataupun UMKM, yang terkendala dengan permasalan modal, teknis usaha termasuk kualitas industrinya", ujarnya lagi.

Permasalahan ini tentunya harus dicarikan solusinya. Salah satunya peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan menyediakan sebanyak mungkin akses pembiayaan.

Selain itu kepada TPAKD, bupati juga intruksikan agar kejar target realisasi program kerja yang telah direncanakan.

"Target 5 program kerja TPAKD yang telah disusun hendaknya bisa tercapai 100 persen", pesannya.

Sementara itu, dalam laporannya, Sekda Bengkalis dr Ersan Saputra TH menguraikan, event yang digelar di Lapangan Tugu ini diisi dengan berbagai agenda.

Seperti capaian program desa melalui inklusi keuangan yang telah ditetapkan OJK bersama pemerintah desa Wonosari.

"Yang semula tiap tahunnya hanya 4 persen. Tapi di triwulan tiga ini berhasil dikebut menjadi 72 persen. Insha Allah akan dituntaskan 100 persen di triwulan empat", jelasnya.

Kemudian, literasi produk jasa keuangan berupa talkshow yang melibatkan perbankan dan OJK.

Lalu, busines exposure, yaitu talkshow yang memberikan kesempatan pada pelaku usaha yang telah go digital dan terencana dengan baik untuk naik panggung dan bercerita seputar proses yang telah dilalui.

Selanjutnya, busines matching, yaitu mempertemukan antara pelaku usaha dengan penyedia jasa keuangan, e-commerce dan platform digital.

Kemudian, digital shoping, kegiatan berbelanja, menggunakan uang digital, QRIS, e-commerce dan produk jasa keuangan. Serta launching Komunitas Digital Bengkalis.

Selain meninjau sejumlah stand, malam tersebut turut diserahkan berbagai penghargaan dan bantuan.

Seperti, penyerahan piagam desa inklusi yang diterima Kades Wonosari, Suswanto. Penyerahan piagam peserta UMKM dan penyerahan piagam duta digital.

Sedangkan penyerahan bantuan merupakan program kerja Baznas Kabupaten Bengkalis. Yaitu, berupa bantuan kebakaran rumah, modal kerja dan rumah layak huni.

Selain Bupati Kasmarni dan Sekda Ersan Saputra, malam itu tampak hadir Wabup, H Bagus Santoso serta sejumlah pejabat Forkopimda.