LIVE KAMIS, 27.08.2026 10:31 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 27.08.2026 · 10:31 WIB
CHANNELS

Pj Walikota Akan Berikan Honor Kepada Mubalig Dan Mubaligah

Pj Walikota Akan Berikan Honor Kepada Mubalig Dan Mubaligah
Di ambil dari Google

PEMERINTAHAN - Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru akan memberikan honor bagi para mubalig dan mubaligah. Pasalnya, aktivitas para juru dakwah ini cukup tinggi tapi tak disertai honor yang mumpuni.

"Hari ini saya, saya bersilaturahmi dengan para mubalig dan mubaligah dalam menyambut bulan suci Ramadan. Peran ustaz dan ustazah ini sangat besar dalam merubah warna Pekanbaru ini," kata Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun dalam acara silaturahmi dengan para mubalig dan dan mubaligah, Minggu (19/3).

Para mubalig dan mubaligah diminta membantu Pemko Pekanbaru menyampaikan soal kebersihan. Para mubalig dan mubaligah diminta menyampaikan ke masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya.

"Saya telah berupaya membersihkan sampai sejak menjabat sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru sekitar 10 bulan lalu. Hasilnya, Pemko Pekanbaru mendapat sertifikat Adipura tahun ini," Ungkap Muflihun.

Tahun depan, mudah-mudahan Pemko Pekanbaru mendapat Piala Adipura. Di samping fokus pada kebersihan kota, empat program prioritas juga dijalankan tahun ini. Empat program prioritas antara lain, Doctor on Call, beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan mahasiswa tidak mampu, santunan kematian bagi orang miskin Rp1 juta kepada ahli waris, dan subsidi bunga pinjaman bagi UMKM yang kurang modal.

"Sampaikan di masjid-masjid bahwa Pemko Pekanbaru punya program Doctor on Call di tiap puskesmas. Program ini harus sampai ke masyarakat," Ucap Muflihun.

Selama ini, Pemko Pekanbaru seperti ada jarak dengan masyarakat. Makanya, hubungan silaturahmi dan komunikasi dibuka kembali dengan masyarakat.

"Dalam silaturahmi ini, saya juga mengajak para mubalig dan mubaligah menyampaikan kepada umat agar menghindari politik uang pada Pemilu 2024 nanti," sebut Muflihun.

Masyarakat diimbau memilih orang-orang yang mau merubah Pekanbaru ke arah lebih baik. Karena saat ini, angka pengangguran, kemiskinan, dan infalisi masih tinggi.

"Kita harus bersinergi. Saya minta sekda agar mengadakan acara silaturahmi dengan mubaligh dan mubaligh setiap tiga bulan," ujarnya.

Muflihun juga terenyuh mendengar honor para jura dakwah ini hanya Rp150.000 dalam sekali ceramah. Bahkan, uang itu diberikan dalam pecahan Rp5.000.

"Kami akan bahas aturannya soal honor para ustaz dan ustazah ini. Kami pelajari dahulu regulasinya. Selama ini, pemko hanya memberikan honor kepada para ketua RT-RW, kader posyandu, dan imam masjid," tutup Muflihun.

Sumber: Pekanbarugoid