LIVE JUMAT, 04.09.2026 21:38 WIB
BREAKING
Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya Jangan Tutup Program Makan Bergizi Gratis, Rezha Fahlevi: Anak-Anak Indonesia Jangan Jadi Korban 18 Rumah Warga Sialang Sakti Digusur Demi Taman, Kades Dinilai Kejar Ambisi Dana Pusat Berikut Pesan Kasat Pol PP Kampar Pada Anggota Yang Ikut Peningkatan Kompetensi Ribuan Massa Akan Demo di Polda Riau, Terkait Isu-Isu Miring Jelang Pilkada Hulubalang Uun Siap Menangkan Muflihun-Ade Hartati Bertarung Di Pilwako Pekanbaru Dalam Aksinya, Tunas Muda Pelalawan Kecam PT Arara Abadi Abaikan Keselamatan Kerja Masyarakat 3 Desa di Kecamatan Langgam Kembali Duduki Lahannya, Ancam Batalkan Kerja Sama Dengan PT MUP Khanza Maryam Tour Nusantara Pekanbaru bersama Razqya Gallery Lounching Series 12 Motif Terbaru Baru Dua Bulan Ditinggalkan Muflihun, Honor RT/RW Pekanbaru Kembali Terkatung-Katung Pro Uun Akan Dideklarasikan, Abdul Khair : Tunggu Tanggal Mainnya
Tabloid Narasi
LIVE NETWORK 04.09.2026 · 21:38 WIB
CHANNELS

Stunting Rohul Capai 25,8 Persen, Wagubri : Ini Perlu Jadi Perhatian Serius

Stunting Rohul Capai 25,8 Persen, Wagubri : Ini Perlu Jadi Perhatian Serius
Media Center Riau

Pekanbaru – Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution selaku Ketua Pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Riau laksanakan audiensi bersama BKKBN dan TPPS

"Kegiatan ini sekaligus untuk mengevaluasi pencapaian kinerja TPPS selama satu semester ini terkait hal yang telah direncanakan sebelumnya" tutur Wagubri di kediamannya, Senin (18/7).

Berdasarkan data tahun 2021, Kabupaten Rokan Hulu tercatat memiliki angka stunting tinggi yaitu 25,8 persen. Untuk itu, Wagubri menegaskan hal ini perlu menjadi perhatian serius.

“2013 lalu angka stunting di Rohul 59 persen, tahun lalu berada pada 25 persen. Artinya sudah jauh menurun,” ujarnya. 

Untuk itu Wagubri menuturkan beberapa faktor yang dapat diupayakan untuk mendukung terjadinya perubahan diantaranya, meningkatkan pendidikan rata – rata ayah dan ibu, membaiknya sanitasi yang layak serta akses mendapat air bersih.

“Lalu, menaikkan kesejahteraan rumah tangga, serta meningkatkan asupan gizi ibu dan anak seperti melalui perubahan pemahaman pola asuh anak,” ucapnya.

Namun untuk mensukseskan program ini perlu adanya kerja keras dan kerjasama yang baik antara OPD terkait juga masyarakat dalam menjalankan perannya masing - masing.

“Artinya, tidak bisa kita bekerja sendiri, karena perubahan perilaku menjadi dominan juga. Seperti apapun kita memberikan arahan, tetapi kalau tidak diikuti dengan perubahan perilaku. Ini juga akan menjadi persoalan ,” jelas Wagubri.

Lebih lanjut, Edy berpesan kepada TPPS untuk perlu adanya identifikasi yang baik terlebih dahulu sebelum merencanakan kegiatan.

“Apa yang menjadi pokok permasalahannya, setelah kita tahu pemetaannya, barulah dilakukan langkah untuk mengatasi ini. Mengeliminasi kekurangan, memberdayakan potensi yang ada disana,” tuturnya.

“Mudah – mudahan apa yang kita diskusikan ini dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya.

Sumber: Media Center Riau